Akibat dari kericuhan demo Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) di halaman kantor Bupati Cianjur, salah seorang wartawan media cetak nasional bernama Guruh Permadi diduga terkena pukul oleh anggota Damlamas Polres Cianjur.Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan, saat itu Guruh terjebak di antara kerumunan pendemo yang ricuh dengan petugas."Jadi pada saat ada gesekan dengan pendemo, mas Guruh terjebak di antara kerumunan tersebut dan terkena gesekan. Ntah dari pihak mana," kata Asep, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (4/1).Guruh pun akhirnya dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapat perawatan. Menurut Asep, saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi terhadap pelaku pemukulan tersebut."Kami juga sedang investigasi menyeluruh kejadian ini," ujarnya.Seperti diketahui, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) di halaman Kantor Bupati Cianjur, berujung ricuh, Senin (4/1). Kericuhan bermula dari pendemo yang melempar cairan darah hewan yang dicampur cairan kimia kepada para petugas, yang berusaha mengamankan aksi tersebut.Dari aksi anarkis itu beberapa petugas terkena cairan tersebut. Polisi akhirnya berhasil mengamankan cairan dan meneliti lebih lanjut untuk memastikan bahaya atau tidak cairan kimianya."(Cairan) masih diteliti, karena menurut anggota yang terkena berasa panas dan gatal," ujar Asep.
Polisi investigasi kasus penganiayaan wartawan saat liput demo
"Kami juga sedang investigasi menyeluruh kejadian ini," ujar Asep.
Advertisement
Rekomendasi