Polisi dalami motif ibu buang bayi ke Sungai Singaparaya
Merdeka.com - Kepolisian masih mendalami motif Fitriyanti (25) tega membuang anaknya sendiri, Fajar Sulaeman. Bayi berusia 16 bulan itu dibuang ke Sungai Singaparaya, Kampung Ciceret, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada Rabu (5/4) lalu.
"Masih didalami untuk motifnya ini," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (6/6).
Kepolisian juga masih memeriksa kejiwaan Fitriyanti. Fajar Sulaeman dilempar Fitriyanti hingga hanyut dan ditemukan tewas warga sekitar. "Kami juga periksa kejiwaannya," terangnya.
Fitriyanti kini sudah diamankan Polsek Banjaran, Polres Bandung dan menjadi tersangka atas kematian darah dagingnya itu.
Sebelumnya diberitakan, terungkapnya kematian Fajar berawal ketika seorang warga, Ari melihat sesosok mayat bayi di Sungai Singaparaya, Kampung Ciceret, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Saat olah TKP oleh Polsek Banjaran datang pria bernama Dadang yang diketahui ayah kandungnya.
Keterangan Dadang itulah yang membuka terang pembunuhan Fajar pada akhirnya Fitriyanti diamankan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya