Pengikut Aboge Banyumas rayakan lebaran hari ini
Merdeka.com - Berbeda dengan umat Islam pada umumnya, pengikut Aboge yang tersebar di beberapa wilayah seperti Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap, Jawa Tengah akan merayakan lebaran pada Jumat (8/7), hari ini.
Menurut juru bicara adat Banakeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Banyumas, Sumitro, penentuan tersebut berasal dari perhitungan para leluhur yang menggunakan almenak Jawa.
"Kami berpatokan pada hitungan Aboge, yakni Alif Rebo Wage. Perhitungan ini berbeda dengan penanggalan Jawa, Asapon, Alif Selasa Pon," katanya saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, tahun ini perhitungan awal puasa juga berbeda dengan yang ditetapkan pemerintah. Jika pemerintah menetapkan awal puasa pada Senin (6/6), maka menurut perhitungan Aboge dimulai pada Rabu (8/7). "Jadi lebarannya tinggal dihitung 30 hari dan jatuhnya pada Jumat Wage," ujarnya.
Sumitro mengatakan, dalam penanggalan Aboge, tahun ini adalah tahun Jim. Dalam tahun Jim tersebut, lanjut dia, dipakai rumusan Jimatpon.
"Jimatpon itu merupakan patokan awal hari di tahun Jim, yakni Tahun Jim diawali pada Jumat dengan pasaran Pon. Sehingga bulan Muharam dimulai pada Jumat Pon di tahun Jim," katanya.
Sedangkan patokan awal puasa digunakan rumusan Donemro atau Romadon Enam Loro yang berarti awal puasa dimulai pada hari ke enam pada pasaran kedua atau Rabu Wage.
"Kalau untuk 1 Syawal menggunakan hitungan Waljiro atau awal syawal dimulai pada hari pertama pasaran kedua, yakni Jumat Wage. Patokannya tetap dimulai pada ketentuan awal penentuan 1 Muharam tahun ini," ujarnya.
Perayaan salat id lebaran Aboge ini akan dilaksanakan di beberapa masjid, antara lain: Masjid Saka Tunggal di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas dan Masjid Sayid Kuning, Desa Onje, Purbalingga.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya