Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengacara sebut SDA jadi komoditas politik Abraham Samad di pilpres

Pengacara sebut SDA jadi komoditas politik Abraham Samad di pilpres Ketua KPK Abraham Samad. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Salah seorang kuasa hukum Suryadharma Ali, Johnson Panjaitan, mengatakan bahwa penetapan status tersangka kepada kliennya oleh KPK jelas berbau politis. Menurut dia, penetapan tersangka SDA tidak bisa dihindarkan dari kasus lobi politik Ketua KPK non-aktif Abraham Samad dengan elite PDIP seperti yang ramai diberitakan belakangan ini.

"Penetapan tersangka terhadap SDA patut diduga juga mengandung unsur politis. Konteksnya ada hubungan dengan masalah 'Rumah Kaca', bahwa dalam dokumen itu secara jelas dan detail, Pak SDA disebutkan secara mendetail menjadi komoditi politik Abraham Samad," kata Johnson saat konferensi pers di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (23/2).

Johnson juga mengaku, nama SDA disebutkan dalam konteks 'rumah kaca', di mana dalam dokumen tersebut jelas dan detail disebutkan. Sementara itu, dirinya juga menilai, apa yang dialami SDA bukan lantaran atas nama pribadi dan keluarga semata, tapi juga sejumlah pihak dikarenakan kapasitas SDA saat itu.

"Konteks ini menjadi penting, karena selain pribadi dan keluarga, hal ini membawa nama partai dan juga Kementerian Agama terkait penyelenggara haji," kata Johnson.

Diketahui, dalam sebuah artikel yang berjudul 'Rumah Kaca Abraham Samad' yang sempat beredar, disebutkan sejumlah manuver ketua KPK itu, sebelum kontestasi Pilpres 2014 berlangsung. Namun, tidak disebutkan nama SDA di dalam artikel tersebut, dan hanya menjelaskan pertemuan Samad dengan beberapa orang PDIP sebanyak enam kali.

Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menyebutkan jika pertemuan elite PDIP dengan Abraham Samad dilakukan beberapa kali di sebuah apartemen di Jakarta. Bahkan Hasto menyebut, Abraham menjanjikan meringankan vonis salah satu kader PDIP yang bermasalah di KPK jika didaulat menjadi calon wakil presiden dari PDIP.

SDA sendiri adalah salah satu tim sukses yang mendukung Prabowo-Hatta di pilpres. Sementara PDIP, mendukung Jokowi-JK yang mana adalah lawan dari kubu Prabowo-Hatta.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP