Polda Aceh menangkap pelaku penembakan posko NasDem di Aceh Utara beberapa hari lalu. Dari keterangan sementara pelaku menembak lantaran kesal dengan oknum di Partai NasDem tersebut."Itu motif politik ada bendera partai mereka diturunin," kata Kapolri Jenderal Pol Sutarman di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3).Mereka yang diduga berasal dari partai politik lokal ini ternyata mendapatkan senjata laras panjang tersebut dari oknum TNI. "Kita sedang kaji penjelasan dua orang ini katanya senjata dari oknum TNI di sana, ada senjata yang disewa. Kita akan kerja sama dengan Polda," jelas Sutarman lagi.pada Minggu (16/2) Subuh, Posko Partai NasDem yang berada di jalan Line Exxon Mobil desa Kunyet Mule, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, diserang Orang Tak Dikenal (OTK).Teror tersebut dilakukan kedua orang pelaku dengan mengendarai sebuah Mio yang tak bernomor polisi. Keduanya memberondong Posko NasDem menggunakan senjata laras panjang jenis M 16 dan A1.Pelaku merangsek masuk ke dalam Posko sambil mengarahkan senjata ke arah kader Partai besutan Surya Paloh itu. Dalam insiden ini tiga kader NasDem yang sedang bermalam di Posko tersebut menjadi korban penganiayaan.Mereka bernama Adnan Sahril (27), Saiful Junaidi (28) dan Sarkawi (31). Meski tak menimbulkan korban jiwa, aksi teror ini membuat ketiga kader itu mengalami luka memar dan lecet-lecet.
Penembak posko NasDem ngaku dapat senjata dari anggota TNI
Pelaku mengaku kesal karena bendera partainya diturunkan oleh pendukung partai lain.
Advertisement
Rekomendasi