Pemkot Surabaya Usul 1 Lokasi Penyekatan Libatkan Semua Unsur di Jembatan Suramadu

Namun, sambung Eri, titik pasti lokasi penyekatan masih akan dibahas lebih lanjut. Apakah di sisi Surabaya atau di sisi Madura.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Pemkot Surabaya Usul 1 Lokasi Penyekatan Libatkan Semua Unsur di Jembatan Suramadu
Jembatan Suramadu. ©Indonesia Tourism

Pemerintah Kota Surabaya mengusulkan ada satu titik lokasi penyekatan di area Jembatan Suramadu. Tawaran usulan itu sebagai upaya memudahkan penanganan Covid-19 yang dilakukan secara bersama-sama.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan usulan itu sudah disampaikan kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim, Heru Tjahjono dan mendapatkan sambutan yang baik. Respons serupa juga disampaikan Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron.

"Bu Gubernur sudah sepakat soal itu karena beliau juga ingin menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 ini harus dilakukan secara bersama-sama," katanya. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (9/6).

Eri menambahkan, nantinya di satu titik itu nanti ada penjagaan dari Pemkot Surabaya, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga TNI-Polri. Semuanya akan bersama-sama melakukan rapid test antigen bagi pengendara kendaraan bermotor baik yang datang dari arah dari Madura ke Surabaya maupun sebaliknya.

Namun, sambung Eri, titik pasti lokasi penyekatan masih akan dibahas lebih lanjut. Apakah di sisi Surabaya atau di sisi Madura.

Bagi Eri, kebersamaan inilah yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menyelesaikan suatu masalah. Khususnya terkait melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan.

"Sehingga tidak ada lagi ke depannya, Surabaya tidak melakukan sesuatu atau Bangkalan tidak melakukan sesuatu. Tapi kalau ini dilakukan secara bersama-sama, Insya Allah kita bisa melakukan yang terbaik dan bisa menangani pandemi Covid-19 ini," katanya.

Eri menambahkan, berdasarkan data Dinkes Surabaya, total warga yang sudah rapid test antigen hingga Selasa (8/6) berjumlah 8.239 orang. Rinciannya, warga yang dinyatakan negatif berjumlah 8.164 orang dan warga yang dinyatakan positif sebanyak 131 orang.

Mereka yang dinyatakan positif dari hasil tes cepat antigen langsung dibawa ke Asrama Haji Surabaya untuk dilakukan swab test PCR. Setelah dilakukan swab test PCR dari 131 orang tersebut diketahui ada sekitar 53 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan 61 orang negatif Covid-19 dan 41 orang lainnya masih menunggu hasil.

Rekomendasi