Pemkot Solo Libatkan Orang Tua Dampingi Anak Jalani Isolasi Terpusat

Meski demikian, dia mengaku ada beberapa orang tua maupun anak yang menolak menjalani isolasi terpusat.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Pemkot Solo Libatkan Orang Tua Dampingi Anak Jalani Isolasi Terpusat
Gibran. Twitter @Airin_NZ ©2019 Merdeka.com

Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah menyatakan pada isolasi terpusat untuk anak yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah setempat akan melibatkan orang tua sebagai pendamping.

"Untuk isoter anak sudah disiapkan, tinggal orang tua mengizinkan anak diisolasi atau tidak, tinggal itu saja," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu.

Meski demikian, dia mengaku ada beberapa orang tua maupun anak yang menolak menjalani isolasi terpusat.

"Bukan cuma diisoter, di-'swab' (tes usap) saja banyak yang menolak," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Meski demikian, Gibran memastikan pada isolasi terpusat tersebut orang tua akan ditempatkan di ruangan yang sama dengan anak.

"Nanti ada 'treatment' (penanganan) khusus. Yang penting orang tua mengizinkan, daripada satu rumah dikurung semua, mending diisoter biar bapak ibunya bisa tetap bekerja," jelasnya.

Dia memastikan untuk program surveilans atau pengamatan dari Kementerian Kesehatan berupa tes usap secara acak yang dilakukan di sekolah-sekolah akan kembali dilakukan pada bulan ini.

"Jalan terus surveilans, kami lakukan lagi di beda sekolah, nanti bulan November segera dari Kementerian Kesehatan juga. Angkanya (kasus, red.) pasti naik tetapi kami pastikan terkendali. Ini untuk memastikan mana yang sehat mana yang tidak, kan kebanyakan OTG (Orang Tanpa Gejala)," tutupnya.

Rekomendasi