Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Malaysia Berencana Evakuasi 118 Santrinya dari Ponpes Temboro Magetan

Pemerintah Malaysia Berencana Evakuasi 118 Santrinya dari Ponpes Temboro Magetan Bandara Juanda. ©blogspot.com

Merdeka.com - Ratusan santri asal Malaysia hingga kini masih bertahan di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan. Pemerintah Malaysia pun berharap agar para santrinya tersebut dapat segera dipulangkan.

Koordinator Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso menyampaikan ada delegasi dari pemerintah Malaysia yang menemui pihaknya. Tujuannya, mereka berharap dapat mengevakuasi para santri tersebut ke Malaysia.

"Delegasi Malaysia berkeinginan agar santri asal Malaysia bisa dievakuasi," katanya, Jumat (24/4).

Ia menyampaikan, tercatat ada 118 santri Malaysia di Temboro. Sebanyak 104 di antaranya dinyatakan negatif dalam rapid test, sedangkan 14 lainnya dinyatakan positif.

14 orang yang positif tersebut telah mendapat treatmen berupa pemeriksaan swab test dan diisolasi di ruang observasi yang disediakan pemerintah Magetan.

"Mereka berkeinginan yang 104 santri itu bisa dievakuasi. Tapi yang negatif di rapid test itu sudah kami sampaikan bukan berarti aman. Kalau yang rapid test positif sudah kita lakukan swab, kalau positif ya harus diamankan lebih dulu," tegasnya.

Dia menegaskan, besok rencananya akan mematangkan beberapa hal, diantaranya terkait pemberangkatan dari Temboro ke Bandara Juanda, kemudian dari Juanda ke Malaysia. Pemerintah Malaysia sendiri berencana mengirimkan pesawat untuk menjemput warganya itu.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP