Menko Luhut: Pantai Pangandaran Dipenuhi Pengunjung & Diperparah Lemahnya Prokes

"Hal ini berlawanan dengan ketentuan-ketentuan yang mengatur terkait kapasitas hotel yang diperbolehkan," ungkapnya.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Menko Luhut: Pantai Pangandaran Dipenuhi Pengunjung & Diperparah Lemahnya Prokes
Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengakui dibeberapa wilayah terjadi peningkatan mobilitas yang cukup masif. Terutama di beberapa lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran.

"Kami menerjunkan tim untuk dapat melihat dapat kondisi ini. Di beberapa wilayah terjadi peningkatan mobilitas yang cukup masif utamanya terjadi dibeberapa lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran yang dipenuhi oleh pengunjung dari Bandung Raya, Tasikmalaya, dan Jabodetabek sehingga berpotensi untuk terjadi penyebaran kasus impor bagi daerah tersebut," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin(13/9).

Dia juga mengatakan peningkatan mobilitas tersebut juga diperparah dengan lemahnya protokol kesehatan. Tidak hanya itu keterisian hotel di Pangandaran pun meningkat.

"Hal tersebut diperparah karena lemahnya protokol kesehatan yang diterapkan dan Tingkat okupansi hotel di Kawasan Wisata Pangandaran mendekati penuh. Hal ini berlawanan dengan ketentuan-ketentuan yang mengatur terkait kapasitas hotel yang diperbolehkan," ungkapnya.

Sebab itu, dia meminta agar pemerintah daerah memahami dan mengawasi kondisi tersebut. Serta melakukan tindakan tegas sehingga seluruh masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan.

"Pemerintah Pusat terus mendorong agar Pemerintah Daerah memahami dan mengawasi kondisi ini dan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk pengabaian peraturan mengenai PPKM ini," pungkasnya.

Rekomendasi