Data total penumpang bus Sriwijaya yang masuk jurang di tikungan Lematang Indah, Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, masih simpang siur. Hal ini menyebabkan petugas kesulitan mencari para korban dan mengidentifikasinya.
Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya ada 27 orang yang naik di pool bus Bengkulu. Sementara sisanya naik di jalan atau bisa disebut penumpang gelap yang berjumlah 10 orang.
Dengan demikian, total penumpang sebanyak 37 orang termasuk sopir. Dari laporan sebelumnya, 24 penumpang tewas dan 13 lainnya selamat maupun luka.
"Penumpang yang tercatat naik di pool ada 27 orang, tapi saat evakuasi ada 37. Ini karena banyak yang naik di tengah jalan atau penumpang gelap," ungkap Dolly, Selasa (24/12).
Karena itu, petugas kesulitan melakukan pencarian dan identifikasi para korban. "Jadi sampai saat ini belum tahu berapa penumpang saat kejadian," ujarnya.
Advertisement
Simpang siur jumlah penumpang tersebut terbukti dengan data yang baru dirilis SAR Palembang. Humas Kantor SAR Palembang Dayu Willy mengungkapkan, jumlah korban tewas maupun luka kembali bertambah, yakni 25 orang tewas, 14 penumpang lainnya selamat dan luka-luka. Data itu berdasarkan laporan tim yang tengah berada di lapangan.
"Jadi yang selamat dan luka-luka 14 orang, yang meninggal 25 orang. Total keseluruhan 39 orang," ungkap Dayu.