Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyayangkan adanya teror berupa ledakan di kediaman orang tua pengacara dan aktivis HAM, Veronica Koman, di kawasan Jakarta Barat pada Minggu (7/11) kemarin.
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, serangan tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja-kerja pembela HAM seperti yang kerap dilakukan Veronica Koman dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Papua.
"Veronica sebagai pengacara pembela HAM, kerap mendapatkan teror dan intimidasi. Kali ini serangan yang ditujukan tidak langsung kepada yang bersangkutan, melainkan kepada anggota keluarganya yang lain," ujar Hasto, Senin (8/11).
Menurut Hasto, serangan yang diterima keluarga Veronica akhir pekan kemarin ternyata bukan yang pertama. Dia mendorong kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Jangan biarkan pihak yang tidak bertanggung jawab menciderai kehidupan demokrasi di Indonesia,” ujar dia.
Hasto menegaskan, LPSK siap memberikan perlindungan kepada saksi dan korban tindak pidana. Termasuk bagi pihak keluarga Veronica yang menjadi target serangan atau teror dari pihak tertentu.
"Sebagai pribadi, Veronica kerap mendapatkan tekanan akibat aktivitasnya sebagai pembela HAM. Ternyata, serangan tidak hanya ditujukan ke pribadi, tetapi sudah melebar kepada keluarga. Teror-teror seperti ini harus dihentikan,” tegas Hasto.
Dalam waktu dekat, lanjut Hasto, LPSK akan membangun komunikasi dengan Veronica maupun pihak keluarga untuk menawarkan perlindungan. Sebab, negara melalui LPSK menyiapkan mekanisme perlindungan bagi mereka yang menjadi saksi dan korban kejahatan.
Menurut Hasto, teror, intimidasi dan serangan terus-menerus dilancarkan kepada pembela HAM di Indonesia. Dia bilang, banyak kasus serupa menimpa mereka yang aktif membela hak-hak dasar masyarakat dan sudah sepatutnya mendapatkan perhatian serius negara.
Seperti diketahui, ledakan terjadi di depan rumah orang tua Veronica Koman, Minggu (7/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian ini.
Polisi masih menyelidiki motif pelemparan petasan tersebut. Polisi juga saat ini masih menunggu hasil Labfor untuk memastikan benda apa yang meledak di rumah orang tua Veronica Koman.