Keponakan klaim bisnis Aiptu LS mata pencarian rakyat Papua

Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu | Minggu, 19 Mei 2013 15:06

Keponakan klaim bisnis Aiptu LS mata pencarian rakyat Papua
Labora Sitorus. ©2013 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Sejak ditahan di Bareskrim Polri, Aiptu Labora Sitorus terus dibesuk keluarganya. Hari ini, istri, anak, serta bapak angkatnya datang menjenguk.

Mereka datang terpisah. Istri dan anak Aiptu Labora Sitorus datang sekitar pukul 12.00 WIB, sedangkan Risman (keponakan), Hengki (bapak angkat) dan Ana (ibu angkat) Aiptu LS datang pukul 12.30 WIB.

Pantauan merdeka.com, Minggu (19/5), rombongan keponakan Labora keluar lebih dulu sekitar pukul 15.30 WIB. Risman, keponakan Labora menceritakan dirinya belum sempat bertemu dengan pamannya.

"Tadi kita di dalam tidak mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan yang bersangkutan," kata Risman usai menjenguk di Bareskrim, Mabes Polri, Minggu (19/5).

Karena tak dapat bertemu, Risman hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. "Kita hanya teleponan di dalam, tapi kabarnya masih sehat, jelasnya.

Meski demikian, Risman tetap memberi dukungan untuk pamannya. Meski tak ingin mencampuri urusan hukum LS, Risman mengklaim kasus ini membuat sebagian rakyat Papua telah kehilangan pekerjaan.

Saat dicecar lebih jauh maksud dari pernyataannya itu, Risman bersama rombongan buru-buru pergi meninggalkan Mabes Polri.

"Saya tidak masuk ke ranah hukum, itu urusan sama pengacara. Tapi yang pasti karena kejadian ini, banyak rakyat Papua yang tidak bisa kerja dan tidak mendapatkan penghasilan, dan itu sangat disayangkan," klaimnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hengki juga meminta LS tetap semangat. "Kita dukung dalam doa, karena kita adalah manusia yang beriman," jelas Hengki.

Sedangkan istri dan anak Aiptu LS sampai saat ini masih di dalam.

Aiptu LS diketahui memiliki rekening tabungan dengan nilai fantastis mencapai Rp 1,5 triliun. Diduga uang-uang itu didapat dari hasil bisnis kayu dan BBM.

Setelah diselidiki bisnis itu ilegal dan dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penimbunan bahan bakar. LS kemudian diperiksa di Polda Papua untuk dimintai keterangan.

Tapi dia mangkir, dan memilih ke Jakarta dan mencari sejumlah dukungan lewat sebuah LSM. Belum lagi kembali ke Jakarta, LS sudah ditangkap tim penyidik Mabes Polri.

[lia]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Polisi# Rekening Gendut

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Usai bertemu JK, Agung Laksono akan buat tim gabungan dengan Ical
  • Todongkan pistol ke buruh proyek, anggota DPRD Jateng dipolisikan
  • Petarung ulung, Toni Kroos pemimpin lini tengah Madrid 2014-15
  • Mahasiswa Papua tagih janji Jokowi tuntaskan kasus HAM
  • Diisukan tunangan dengan Adly Fairuz, ini jawaban Dina Anjani
  • Jeruk purut berbentuk jari manusia hebohkan warga
  • Bos Freeport banggakan perusahaannya pelopor investasi di Papua
  • Anak buah Rini Soemarno menolak diperiksa KPK di kasus Innospec
  • Hina jurnalis saat demo Harkitnas, mahasiswa Semarang ini minta maaf
  • Pangkas lahan jadi 100.000 ha, Freeport masih belum patuh UU Minerba
  • SHOW MORE