Keluarga laskar FPI yang ditembak anggota polisi mengungkap barang-barang milik korban tidak ada yang dikembalikan oleh polisi. Hal itu disampaikan kepada Komisi III DPR RI. Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa mempertanyakan hal itu kepada keluarga korban yang melakukan pengaduan.
"Barang-barangnya itu KTP pun tidak ada. Apalagi HP atau tasnya. KTP pun enggak pakaian juga enggak," kata Dainuri, orangtua Lutfi, di DPR, Kamis (10/12).
Anandra, kakak dari Khadafi pun menyampaikan kesaksian serupa. Polisi tidak menyerahkan telepon genggam hingga tas yang dipakai korban.
"Kami keluarga tidak diberikan barang-barang Khadafi HP tas itu tidak ada sama sekali," ucapnya.
Desmond turut menanyakan apakah keluarga mendapat ancaman dari pihak tertentu. Menjawab itu, Danuri mengaku memang tidak ada ancaman. Tetapi belakangan muncul orang mengaku wartawan dan orang tak dikenal menanyai dirinya.
"Saya curiga, banyak wartawan gak jelas dan orang gak jelas nanya macam-macam saya gak jawab di situ," kata dia.
Anandra pun mengaku memiliki pengalaman serupa. Banyak orang bertanya-tanya di dekat kediamannya di petamburan setelah peristiwa itu terjadi.
"Banyak orang datang dari a b c banyak menanyakan melihat sektiar rumah," ucapnya.