Kelakuan anggota DPRD Depok, ke paripurna cuma absen habis itu kabur

Banyak anggota DPRD yang datang ke paripurna cuma absen, habis itu pergi entah ke mana.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Kelakuan anggota DPRD Depok, ke paripurna cuma absen habis itu kabur
Rapat Paripurna DPRD Depok. ©2016 Merdeka.com/Nurul Fauziah

Rapat Paripurna DPRD Depok sore ini diisi interupsi dari salah satu anggota yaitu Hermanto. Dia interupsi karena banyaknya anggota yang meninggalkan ruang rapat sebelum selesai."Interupsi Pak Ketua, saya usulkan ke Ketua DPRD Depok untuk kasih rekom ke BKD agar ada teguran ke anggota terkait ini," kata Hermanto, Jumat (1/4).Ketua Fraksi PDIP Hermanto meminta kepada Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Depok untuk mencatat siapa saja dewan yang pergi meninggalkan rapat. Karena seharusnya anggota tidak meninggalkan ruang rapat ketika masih berjalan."Karena banyak yang meninggalkan ruangan ini," ungkapnya.Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo meminta Ketua BKD DPRD Depok untuk memberi teguran keras kepada anggota DPRD yang meninggalkan rapat yang belum selesai. Dari pantauan, rapat yang seharusnya dimulai pukul 13.00 WIB baru dibuka pukul 14.00 WIB. Dan di tengah-tengah rapat beberapa kursi yang tadinya diisi menjadi kosong."Seharusnya kehadiran anggota bukan hanya di awal saja, tapi juga di akhir rapat," kata Hendrik.Ditegaskan, banyak hal yang harus ditingkatkan melalui pembacaan pandangan fraksi terhadap Raperda, bukannya pergi meninggalkan ruang sidang. Ditambah lagi, ketika wali kota sedang membacakan jawaban terhadap Raperda yang sedang dibahas ini menjadi peringatan keras."Ketua BKD harus menegur dan ditindak, jangan sampai seperti ini lagi. Ada yang perlu dibahas makanya kita rapat paripurna, jangan datang absen lalu pergi," tegasnya.Terpisah, Ketua BKD DPRD Depok Fitri Hariono hanya memberi jawaban singkat terkait banyaknya anggota dewan yang meninggalkan ruang rapat paripurna. "Tenang, nanti saja masih rapat," singkatnya.

Rekomendasi