Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 674, Warga Diminta Disiplin Ikut Aturan

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri, mengungkapkan sebaran klaster penularan semakin bertambah yang semula hanya dari kalangan medis, rumah sakit dan keluarga saja. Sekarang, penularan sulit diketahui diduga karena ada pasien positif terutama orang tanpa gejala yang berkeliaran.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 674, Warga Diminta Disiplin Ikut Aturan
jembatan ampera. ©wikimedia.org

Pasien positif Covid-19 di Sumatera Selatan bertambah 28 orang menjadi 674 kasus. Peningkatan pasien membuat pelacakan penularan mulai sulit dilakukan.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri, mengungkapkan sebaran klaster penularan semakin bertambah yang semula hanya dari kalangan medis, rumah sakit dan keluarga saja. Sekarang, penularan sulit diketahui diduga karena ada pasien positif terutama orang tanpa gejala yang berkeliaran.

"Kami meyakini ada kasus yang lolos dan tidak terpantau, karenanya pelacakan sulit terlacak. Artinya ada pasien baru tidak tertular dari pasien sebelumnya yang berkontak," ungkap Yusri, Kamis (21/5).

Menurut dia, kondisi ini mesti menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat untuk tidak beraktivitas bebas di luar rumah. Sebab, bisa jadi tempat-tempat yang didatangi berkontak dengan OTG sehingga terjadi penularan.

"Kami sarankan disiplin, tetap ikuti aturan pemerintah, protokol Covid-19," kata dia.

Penambahan kasus tak hanya dari pasien positif, hal yang sama juga terjadi pada pasien meninggal. Hari ini dilaporkan ada dua pasien meninggal dunia asal Palembang yang kini menjadi 21 orang.

"Angka kematian memang masih rendah, masih sekitar 3,4 persen dari total pasien," ujarnya.

Setelah beberapa hari tak ada penambahan kasus sembuh, hari ini terdapat satu pasien asal Banyuasin yang dinyatakan sembuh dan diperkenankan pulang namun tetap menjalani isolasi mandiri.

"Sampel yang diperiksa Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang ada 2.812 sampel. Sementara orang dalam pemantauan terus bertambah," pungkasnya.

Rekomendasi