Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus pengeroyokan anggota TNI AU di Sukoharjo ditangani Mabes

Kasus pengeroyokan anggota TNI AU di Sukoharjo ditangani Mabes Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Salah satu korban pengeroyokan di karaoke Bima Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu dini hari lalu akhirnya meninggal dunia. Serma Zulkifli yang sempat dirawat intensif di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) Dr Suhardi Hardjolukito Yogyakarta, meninggal dunia, Selasa (2/6).

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Kapten Sus Rindar Noor Arifianto SSos saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, anggota TNI AU yang berdinas di Mabes TNI AU Jakarta itu hari ini jenazahnya langsung diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan di TPU Ciracas, Jakarta Timur.

"Serma Zulkifli asal Jakarta yang berdinas di Mabes TNI AU meninggal dunia setelah mendapat dirawat intensif di RSAU Dr Suhardi Hardjolukito Yogyakarta,"ujarnya.

Menurut Rindar dari empat korban pengeroyokan tersebut yakni Letda Sus Wahyu Jatmiko asal Jakarta, Pelda Tasal Madiun dan Sertu Avel Nuvakto asal Magetan, Jawa Timur mengalami luka berat.

Ia menambahkan, para anggota TNI AU alumnus Sekolah Bintara (Smaba) angkatan ke 96 Lanud Adi Sumarmo itu memang sedang berada di Solo untuk reuni. Usai bereuni mereka melepas penat dan mencari hiburan di karaoke Bima di Solo Baru.

Sementara itu Pasi Intel Grup II Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura Sukoharjo, Kapten Infanteri Rizal DJ, saat dikonfirmasi membenarkan, anggotanya terlibat pengeroyokan. Namun ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

"Memang anggota kami terlibat pengeroyokan di Bima, tapi kasusnya sudah ditangani pusat," ucapnya singkat.

Kapolres Sukoharjo menambahkan, pihaknya juga mendapatkan informasi tentang tewasnya Serma Zulkifli. "Iya infonya begitu, tapi sudah dibawa ke rumah sakit di Yogyakarta," terangnya.

Komandan Denpom IV/4 Surakarta Letkol CPM Witono saat dihubungi nomor telepon genggamnya tidak aktif. Beberapa menit kemudian saat dihubungi wartawan, tak diangkat.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP