Karyawan di Aceh Tertangkap CCTV Curi Uang Perusahaan Rp1 Miliar Lebih

Seorang karyawan berinisial DA (26) menggelapkan uang perusahaan senilai Rp1 miliar lebih. Setelah perusahaan melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Aceh, tersangka kemudian menyerahkan diri, Minggu (8/3).

Afif
Oleh Afif - Reporter
Karyawan di Aceh Tertangkap CCTV Curi Uang Perusahaan Rp1 Miliar Lebih
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Seorang karyawan berinisial DA (26) menggelapkan uang perusahaan senilai Rp1 miliar lebih. Setelah perusahaan melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Aceh, tersangka kemudian menyerahkan diri, Minggu (8/3).

Direktur Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Yuslan Riandi, selaku supervisor perusahaan, mendapat laporan dari bank ada kekurangan uang yang disetor sebesar Rp1.005.200.000 tanggal 1 Maret 2020.

"Pelapor mendapat laporan dari WhatsApp dari pihak BCA ada kekurangan uang yang disetor," kata Agus Sartijo, Senin (9/3).

Pelapor kemudian mengonfirmasi ke WhatsApp Grup perusahaan bahwa setoran kurang. Lalu pelapor menyuruh tim memeriksa brankas yang ada di ruangan divisi keuangan yang ada di gudang, dan ditemukan uang berkurang.

Pelapor kemudian menghubungi DA, tersangka yang membawa kabur uang tersebut. Ternyata nomor HP tersangka tidak aktif lagi. Petugas lantas menuju ke Gudang di Jalan Malahayati, Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar untuk melihat rekaman CCTV.

"Ternyata terlapor membawa sebuah kotak yang berisi uang dari brankas, atas kejadian ini melaporkan masalah ini ke SPKT Polda Aceh untuk di proses lebih lanjut," ungkap Agus.

Perusahaan melaporkan perkara itu ke SPKT pada 2 Maret 2020. Sejak itu DA yang menjadi terlapor dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Aceh dan uang yang disita tersisa Rp832.069.000.

Rekomendasi