Kapolri: Sabu 1,6 ton lebih di Anambas sudah diincar sejak Desember

Kapal berbendera China dan Singapura itu kemudian diberhentikan. "Empat kita amankan, kemudian barang bukti diperiksa jumlahnya banyak sekali," katanya.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Kapolri: Sabu 1,6 ton lebih di Anambas sudah diincar sejak Desember
Tim gabungan bongkar sabu 1 ton lebih di Batam. ©2018 istimewa

Tim gabungan Polri dan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui perairan Anambas, Kepulauan Riau, pada 20 Februari. Barang haram jenis sabu sebanyak 1,6 ton yang dimasukkan ke-81 karung diselundupkan di dalam kapal ikan yang disamarkan dalam sebuah kompartemen.

"Operasi ini sudah lama diikuti Polri dan Bea Cukai mulai Desember tahun lalu, kemudian dikembangkan dan dilakukan operasi di lapangan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dalam jumpa pers bersama di Batam, Jumat(23/2).

Kapal berbendera China dan Singapura itu kemudian diberhentikan. "Empat kita amankan, kemudian barang bukti diperiksa jumlahnya banyak sekali," katanya.

Keberhasilan Polri dan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan narkoba diapresiasi Tito. Apalagi jumlahnya tak tanggung-tanggung mencapai satu ton lebih.

"Saya apresiasi kerja sama ini. Saat mendapatkan informasi saya langsung komunikasi dengan Bu Ani. Karena kebetulan saya sedang berada di Jepang dan Bu Ani di Saudi. Maka itu kedatangan kami ke sini sekaligus memotivasi seluruh tim," tegas dia.

Rekomendasi