Kapal Kahyong Utara milik PT ALP tenggelam di laut dangkal perairan Banyuasin, Sumatera Selatan. Satu anak buah kapal (ABK) hilang akibat insiden itu.
Peristiwa itu terjadi saat kapal yang bermuatan delapan unit truk sedang, 1 mobil pribadi, 2 sepeda motor, dan beberapa penumpang itu bertolak dari Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin, Selasa (20/2) pagi. Saat merapat ke pelabuhan, kapal kandas akibat air laut sedang surut.
Tak lama kemudian, kapal miring tiga derajat, karam, dan akhirnya tenggelam. Sebanyak 30 ABK dan penumpang selamat, sementara seorang ABK bernama Hanafi (20) hilang. Selain itu, dari informasi dihimpun, dua penumpang mengalami luka ringan dan segera dievakuasi tim kesehatan ke rumah sakit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang melalui Kasubsi Operasi dan Siaga, Inarwan mengungkapkan, pihaknya masih di TKP untuk melaksanakan pencarian terhadap korban. Hanya saja, tim terkendala cuaca hujan lebat sehingga memperlambat proses pencarian.
"Semua tim gabungan dikerahkan bersama Dinas Perhubungan, Distek Navigasi, dan KSOP Tanjung Kalian. Namun, terkendala cuaca," ungkap Inarwan, Selasa (20/2).
Dikatakannya, kapal tersebut tenggelam diduga akibat kandas saat air laut surut saat merapat ke Pelabuhan Tanjung Api-api. "Dari laporan yang masuk, kapal itu kandas lalu karam dan tenggelam," ucapnya.