Jokowi ganti sejumlah pejabat eselon I di beberapa kementerian
Merdeka.com - Sebelum membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Hall C2, Ji-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) di Kantor Presiden. Sidang TPA ini membahas terkait penyegaran eselon I di sejumlah lembaga kementerian.
"Ini memang hal yang rutin dilakukan karena jumlah Eselon I itu hampir 381 orang, sehingga kalau dua atau tiga tahun mereka pensiun secara rutin pasti ada (pergantian). TPA ini selalu diketahui Presiden dan Wapres, saya sebagai sektetaris membantu untuk memutuskan," kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di area Istana Kepresidenan, Selasa (30/8).
Selain Pramono, hadir juga sejumlah menteri dalam Sidang TPA. Mereka di antaranya Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Mendag Enggartiasto Lukita dan Menteri PU-PR Basuki Hadimuljono.
Menurut Pramono, Sidang TPA ini merupakan sidang rutin yang dilakukan Presiden Jokowi setiap dua hingga tiga bulan sekali. Penyegaran posisi strategis kali ini dilakukan di Kemenko Polhukam, Kementerian PU-PR dan Badan Pusat Statistik.
"Ada 18 jabatan yang diputuskan. Dari 18 jabatan tersebut, meliputi Sekretaris Menkopolhukam, Sekjen Wantanas (Dewan Ketahanan Nasional) ada yang pensiun, kemudian di Kementerian PU-PR ada enam jabatan, Kementerian Perdagangan ada dua jabatan, Dirjen di Kementerian Perindustrian ada satu jabatan, Kemenkes ada satu jabatan, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), BPS (Badan Pusat Statistik) dan sebagainya. Nama-namanya nanti setelah Keppres jadi," terang dia. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya