Jokowi apresiasi peran ulama jaga semangat perdamaian bangsa

Jokowi apresiasi peran ulama jaga semangat perdamaian bangsa. "Kami dari pemerintah ingin sekali lagi menitipkan kepada para ulama agar kesejukan dalam mendinginkan situasi kota dan daerah maupun negara kita ini terus kita jaga bersama-sama antara ulama dan umaroh sehingga negara kita selalu dalam keadaan damai."

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Jokowi apresiasi peran ulama jaga semangat perdamaian bangsa
Presiden Jokowi ke Tapanuli Tengah. ©2017 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo melakukan silaturahmi dengan sejumlah ulama di Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi, sapaan akrabnya, mengatakan, sangat menghargai peran dan seluruh usaha para ulama dalam membina umat Islam, mengawal umat Islam sehingga dapat memelihara semangat kebersamaan dan semangat kedamaian. Jokowi menambahkan, berkat bimbingan ulama pula di setiap kota suasana menjadi sejuk."Kami dari pemerintah ingin sekali lagi menitipkan kepada para ulama agar kesejukan dalam mendinginkan situasi kota dan daerah maupun negara kita ini terus kita jaga bersama-sama antara ulama dan umaroh sehingga negara kita selalu dalam keadaan damai," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/4). Di hadapan 20 ulama yang hadir dalam silaturahmi tersebut, Jokowi juga menyampaikan hasil kinerja pemerintah pada tahun lalu yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 persen. Pertumbuhan ekonomi tersebut, kata Jokowi, hanya kalah dari China dan India dalam negara-negara G20. "Dan posisi pengendalian harga ini juga tercermin dengan inflasi yang terus bisa kita jaga dalam posisi 3,02 yang sebelumnya biasanya pada kondisi 9-8 persen. Sehingga ini yang terus kita lakukan dalam menjaga ekonomi negara kita. Meski demikian, Jokowi juga menyampaikan pemerintah masih memiliki tugas untuk mengatasi kesenjangan yang masih tinggi. Terlebih, hal ini juga masih dituntut oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan. "Pertanyaan yang banyak kami dengarkan dari kampung, dari desa, dan daerah itu yang 5 persen yang mendapatkan siapa Pak Presiden? Apakah kita? Apakah kami? Inilah yang perlu kami jawab melalui kebijakan pemerintah," tukas Jokowi. Dalam pertemuan dengan ulama, Presiden didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menko Polhukam Wiranto. Berikut nama-nama ulama yang melakukan silaturahmi dengan Presiden di Istana Merdeka;1. KH Irfan Wahid, pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, (putra KH Sholadudin Wahid).

2. KH Sanusi Baco, Rais Syuriah NU Sulawesi Selatan

3. Dr Hardadi, cendekiawan Islam

4. KH Syukorn Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Darurohman, Jakarta.

5. KH Drs Ahmad Musthofa, pimpinan Pondok PesantrenModern Pabelan, Magelang.

6. KH Abdullah Zaidi, pimpinan Pondok Pesantren Al Irsyad, Jakarta

7. KH Muhtadi Dimyati, pimpinan Pondok Pesantren Cidahu Pandeglang, Banten.

8. Prof Dr Maman Abdurrahman, Ketua MAJ dan Penasehat Persatuan Islam (Persis)

9. Dr KH Jeje Jaenudin, Wakil Ketua Umum Persatuan Islam

10. Ust Ahmad Parlaungan Tanjung, pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta.

11. Dr Rahman Sabon Nama, cendekiawan Islam.

12. Dr Yusnar Yusuf Rangkuti, Ketua Umum al Wasliah.

13. KH Ahmad Sadeli Karim, Ketua Umum Mathla'ul Anwar, Banten.

14. Hk Siti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Ketua Umum Nadhatul Wathan, Mataram.

15. Dr Ir Lukmanul Hakim, Ketua Umum Al Ittihadiyah.

16. KH Sholeh Hasan, pimpinan Pondok Pesantren KhoriatulUmah, Bandung.

17. KH Hasib Wahab Khasbullah, pimpinan Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang.

18. KH Subhan Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Brebes.

19. KH Jazuli Kasmani, pimpinan Pondok Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten.

20. KH Aris Ni'matullah, pimpinan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon

Rekomendasi