Istri Firli Ciptakan Hymne, Eks Penyidik: KPK Selalu Hindari Keterlibatan Keluarga
Merdeka.com - Mantan penyidik KPK sekaligus Ketua Wadah KPK, Yudi Purnomo Harahap menyayangkan adanya kondisi tersebut. Hasil karya istri Firli Bahuri berpotensi terjadinya conflict of interest.
"Sebab Firli Bahuri merupakan Ketua KPK, apalagi lagu ini tentang mars dan hyme KPK lembaga yang dipimpin Firli, tentu akan banyak pertanyaan bagaimana bisa lagu karya istrinya dijadikan hymne dan mars KPK?" ujar Yudi kepada merdeka.com.
Dia berujar, sejak KPK berdiri sangat menghindari adanya keterlibatan keluarga dalam pekerjaan kantor baik pimpinan maupun pegawai KPK. Hal ini menjadi penting, selain meminimalisasi konflik kepentingan, juga agar pimpinan dan pegawai fokus bekerja memberantas korupsi.
Kalau pun diperlukan ada sebuah hymne atau mars KPK dia berpandangan sebaiknya penciptanya adalah orang lain di yang tidak memiliki singgungan dengan komisi anti rasuah.
"Saya berharap Dewas proaktif turun tangan mengevaluasi kejadian ini," harap Yudi.
Di lini masa Twitter, akun @paijodirajo yang merupakan Aulia Posteria, mantan penyidik KPK mengkritik.
"Luar biasa sekali Ketua @KPK_RI ini. Setelah viral dg masak nasi goreng & naik helikopter, hari ini Firli merilis lagu Hymne dan Mars KPK ciptaan istrinya, lalu kemudian memberikan penghargaan kepada istrinya. Sungguh ini sebuah prestasi terbaik," demikian cuitan akun tersebut dikutip merdeka.com.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya