Ini kronologi Hong Kong Airlines terkena turbulensi di Kalimantan

95 Penumpang sudah diberangkatkan kembali dengan menggunakan pesawat Garuda.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ini kronologi Hong Kong Airlines terkena turbulensi di Kalimantan
Pesawat Hong Kong airlines. ©2016 istimewa

Pesawat Hong Kong Airline terpaksa berputar balik setelah mengalami turbolensi di wilayah udara Kalimantan. Akibat kejadian tersebut, pilot pesawat memutuskan berputar arah dan kembali mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.Otoritas Bandara Ngurah Rai, Made Sutamayasa menerangkan, pesawat Hong Kong Airline nomor penerbangan CRK-6740 ini dipiloti Tinios Peter dan co-pilot Redza Khomeini bin Abdullah. Pesawat tinggal landas dari Bandara Ngurah Rai Sabtu (7/5) pagi.Tak lama berselang, kata Sutamayasa, pilot Tinios Peter menginformasikan kepada Otoritas Bandar Ngurah Rai bahwa pesawat tipe Airbus 332 itu sedang mengalami turbolensi dan minta mendarat kembali di Bandara Ngurah Rai.Lanjutnya, begitu mendapat laporan darurat pihaknya langsung beberapa unit ambulans termasuk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali."Mereka dievakuasi ke rumah sakit menggunakan tiga unit ambulance milik Angkasa Pura I, serta satu ambulance masing-masing milik KKP, BPBD dan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB)," ujar Sutamayasa.Ditambahkannya, total yang dirawat di unit kesehatan Bandara Ngurah Rai Ada 17 orang. Dari jumlah tersebut kata dia ada 8 orang yang ditangani khusus. "Bila memungkinkan, kita larikan ke BIMC. Sejauh ini ke delapan orang yang alami ruka ringan masih tertangani," imbuhnya.Sedangkan penumpang yang tidak mengalami cedera, sebanyak 95 orang diterbangkan ke Hong Kong menggunakan GA-856, pada Sabtu pagi pukul 09.45 Wita. Sedangkan beberapa penumpang lainnya memilih menginap kembali di sejumlah hotel di kawasan Kuta.

Rekomendasi