Ibunda tak percaya Siti Aisyah bunuh Kim Jong Nam di Malaysia

Ibunda tak percaya Siti Aisyah bunuh Kim Jong Nam di Malaysia. Benah, sang ibunda mengatakan, Siti anak bungsu dari empat bersaudara. "Meninggal tiga, sisa Siti ini yang paling kecil," kata Benah. Dia terakhir kali bertemu pada 21 Januari lalu.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Ibunda tak percaya Siti Aisyah bunuh Kim Jong Nam di Malaysia
Siti Aishah dibawa polisi Malaysia. ©REUTERS

Siti Aisyah, wanita kelahiran Serang, Banten ini diduga terlibat pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong Un. Peristiwa itu terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia.merdeka.com coba menelusuri keberadaan keluarga Siti di Kampung Rancasumur Taman Barang, Sindang Sari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Benah (50), ibunda Siti mengaku tak percaya putrinya terlibat kasus pembunuhan.Sepengetahuan Benah, Siti tidak berada di Malaysia, melainkan bekerja di Batam. "Tahunya kerja di Batam. Tahu kejadian begini, saya enggak tahu apa-apa," ucapnya ditemui di rumahnya, Jumat (17/2).Benah menceritakan, Siti anak bungsu dari empat bersaudara. "Meninggal tiga, sisa Siti ini yang paling kecil," kata Benah.

Selama ini, Benah hanya mengetahui kalau anak bungsunya pernah ke Jakarta bekerja di perusahaan konveksi milik Gunawan Hasim, yang kemudian menjadi suaminya. "Punya anak satu, sekarang tinggal di besan umurnya 7 tahun," kata Benah.

Bahtera rumah tangga Siti tidak berjalan mulus. Lima tahun lalu ia bercerai dengan suaminya. Benah mengaku Siti terakhir kali mengunjunginya pada 21 Januari 2017 lalu. "Pas Imlek ke Jakarta ke rumah besan ibu. Nengok. Biasa ngasih jajan (anaknya)," kata Benah.

Rekomendasi