Hilang tiga hari usai mandi di Waduk Kedungombo, Arjuna ditemukan tewas
Merdeka.com - Setelah tenggelam selama tiga hari sejak Sabtu (20/1), Arjuna Rinaldhi (16) ditemukan tewas mengambang di Waduk Kedungombo yang masuk wilayah Gilirejo Baru, Miri, Sragen. Warga Desa Ngamuk Kecamatan Karangrayung Grobogan tersebut ditemukan Senin (22/1).
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang melakukan pencarian setelah mendapatkan informasi hilangnya Arjuna. "Korban kami temukan Senin pukul 18.26 WIB mengambang tak jauh dari lokasi kejadian," ungkap Agung Hari Prabowo, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, usai evakuasi korban.
Arjuna yang juga siswa SMK Muhammadiyah 6 Gemolong diketahui tenggelam saat mandi di sekitar keramba yang ada di Waduk Kedungombo pada Sabtu (20/1) pukul 10.00 WIB.
Pencarian pun digelar oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Surakarta, BPBD Sragen, BPBD Kab. Boyolali, SAR Himalawu, MDMC Sragen, PMI Sragen, Pramuli, Rapi Rescue, Tagana Sragen, Poldes, SAR PKU Muhammadiyah Sukoharjo.
Pencarian dilakukan dengan cara penyisiran di sekitar lokasi serta penyelaman. Namun penyelaman tidak berjalan efektif karena kedalaman Kedungombo yang mencapai 40 meteran.
"Tim di lapangan dihadapkan pada kendala cuaca yang tidak menentu, dan jarak pandang penyelaman yang pendek, sehingga korban tidak bisa segera ditemukan" lanjut Agung.
Akhirnya setelah tiga hari pencarian korban berhasil ditemukan mengambang. Setelah berhasil dievakuasi, korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Miri sebelum diserahkan ke keluarga.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya