Habis obat, warga Musi Rawas tembak kepalanya pakai senapan rakitan

Habis obat, warga Musi Rawas tembak kepalanya pakai senapan rakitan. Sejak beberapa hari terakhir obat penenang yang biasa diminum korban sudah habis. "Informasinya korban kesal penyakitnya tak sembuh-sembuh, kalau minum obat langsung tenang, dan kebetulan obatnya sedang habis."

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Habis obat, warga Musi Rawas tembak kepalanya pakai senapan rakitan
Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Diduga obat penenang habis, seorang warga bernama Heri Susanto (38) nekat menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api rakitan laras panjang. Korban tewas di tempat dengan luka parah di bagian kepala.Peristiwa itu terjadi di rumahnya di Desa Prabumulih II, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (9/2). Hal itu diketahui tetangganya, Rudi Hartono (41) yang mendengar letusan kencang dari dalam rumah.Lalu, Rudi mencari ibu korban, Maryam (65) yang sedang keluar. Mereka pun kaget melihat korban tergeletak di lantai dengan kondisi kepala pecah dan bersimbah darah.Kapolres Musi Rawas, AKBP Hari Brata mengungkapkan, kasus itu sedang diselidiki polsek setempat. Namun dari keterangan saksi, korban mengidap gangguan jiwa sejak lama dan pernah dirawat di RS Ernaldi Bahar Palembang pada tahun 2011 lalu."Benar, korban menembak kepalanya sendiri menggunakan senapan rakitan laras panjang. Dia tewas di rumahnya," ungkap Hari, Jumat (10/2).Keterangan itu menjadikan dugaan awal bahwa korban tewas karena ulahnya sendiri. Apalagi, kata dia, sejak beberapa hari terakhir obat penenang yang biasa diminum korban sudah habis."Informasinya korban kesal penyakitnya tak sembuh-sembuh, kalau minum obat langsung tenang, dan kebetulan obatnya sedang habis," ujarnya.Dari olah TKP, sambung Hari, pihaknya mengamankan barang bukti berupa senpi rakitan laras panjang. Pihaknya juga akan mendalami asal senjata yang digunakan korban."Keluarga menolak dilakukan autopsi. Kita selidiki sumber senjata itu, dari mana dia dapatkan," pungkasnya.

Rekomendasi