Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Epidemiolog soal Mutasi Corona B117: Kita Kebobolan, Terlambat Tutup Pintu Masuk

Epidemiolog soal Mutasi Corona B117: Kita Kebobolan, Terlambat Tutup Pintu Masuk ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Varian baru virus corona B117 telah masuk ke Indonesia. Mutasi virus Covid-19 ini sempat merebak di Inggris pada Desember 2020.

Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo mengatakan masuknya varian baru virus corona menunjukkan pemerintah tidak serius membatasi perjalanan internasional.

"Kenapa kita kebobolan? karena kita terlambat menutup pintu masuk ke Indonesia karena kita lengah, kita terlambat menutup pintu," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (2/3).

Windhu mengambil contoh keputusan pemerintah melarang WNA Inggris masuk ke Indonesia pada 23 Desember 2020. Namun, kebijakan tersebut baru berjalan efektif awal Januari 2021.

Dalam rentang waktu antara akhir Desember 2020 hingga awal Januari 2021, kemungkinan besar varian baru corona masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya WNA.

"Di masa itu kan orang (WNA) pada masuk dan masuk itu mungkin sudah membawa virus. Varian baru itu contohnya saja," ujarnya.

Selain terlambat menutup akses masuk WNA, pemerintah juga tidak ketat melakukan karantina atau isolasi WNA. Hal itu ditandai dengan masa karantina untuk pelaku perjalanan internasional hanya lima hari. Padahal, negara lain di dunia memberlakukan karantina 14 hari untuk pelaku perjalanan internasional.

Tak hanya itu, sambung Windhu, pemerintah juga membiarkan pelaku perjalanan internasional menuju tempat isolasi tanpa pengawasan.

"Disuruh pergi sendiri, naik taksi sendiri. Baik kalau dia ketika menuju ke lokasi karantina langsung saja, kalau mampir dulu beli soto, bagaimana itu. Justru kita ini tidak sungguh-sungguh," ucapnya.

"Artinya prosedur dalam karantina isolasi, bagaimana menangani orang baru masuk dari luar negeri rasanya kita sedikit ada mainnya. Jadi seperti kita tidak berada dalam situasi krisis. Kita sangat lengah, permisif," tandasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP