Enggan spekulasi soal bom, Wagub Jabar minta serahkan ke polisi

Deddy juga meminta warga Jawa Barat tetap waspada.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Enggan spekulasi soal bom, Wagub Jabar minta serahkan ke polisi
Deddy Mizwar. ©2012 Merdeka.com

Ledakan bom molotov paku di depan rumah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, atau Alun-Alun Bandung usai perayaan malam tahun baru masih diusut polisi. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, yakin kepolisian bisa mengungkap insiden itu."Apa motivasinya, kelompok mana, itu urusan polisi. Percayakan pada polisi saja," kata Deddy di Bandung, Senin (4/1).Menurut Deddy, ancaman teror memang selalu ada, salah satunya di Jawa Barat. "Potensi memang dari dulu selalu ada. Makannya dihadirkanlah ada BNPT di kita ini kan," ujar Deddy.Deddy juga meminta masyarakat waspada terhadap terorisme. Sebab ancaman teroris itu bisa hadir di mana dan kapan saja."Kita harus tetap waspada saja," ucap Deddy.Bom molotov paku meledak usai perayaan tahun baru di Bandung. Bom itu diletakkan di kolong mobil kru stasiun televisi tvOne usai melakukan peliputan. Bom berdaya ledak rendah itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Polisi saat ini masih menyelidiki aksi teror tersebut. Barang bukti kini sedang diteliti tim Puslabfor Mabes Polri.

Rekomendasi