Direktur Hulu tegaskan sumur minyak di Aceh meledak bukan milik Pertamina
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan sumur minyak di Aceh Timur yang meledak bukan miliknya. Aktivitas pengeboran yang dilakukan warga sekitar ilegal.
Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, Pertamina saat ini hanya membantu kebakaran sumur saja, namun sumur tersebut bukan dibawah pengelolaanya.
"Nggak ada Pertamina membantu memadamkan setahu saya. Jadi bukan sumurnya Pertamina," kata Syamsu, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (25/4).
Syamsu menegaskan, kebakaran sumur tidak ada kaitannya dengan kegiatan Pertamina, dia menyatakan pengeboran sumur diakukan secara ilegal oleh masyarakat.
"Mungkin nggak ada kaitannya dengan Pertamina. Itu ilegal. Masyarakat yang melakukan pengeboran di sana," paparnya.
Sementara Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, sumur minyak tersebut merupakan bagian dari Wilayah Kerja Migas yang dikelola Pertamina EP Aset I bersama dengan Badan Usaha Milik Daerah.
Sumurnya ada di wilayah Pertamina EP Aset I, dikelola dengan kerja sama operasi dengan BUMD," kata Wisnu, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (25/4).
Menurut Wisnu, meski wilayah kerja Pertamina EP, sumur yang terbakar tersebut di bor secara ilegal oleh masyarakat. Artinya, pengoperasian sumur tersebut tanpa sepengetahuan dari Pertamina dan pihak BUMS.
Saat ini kebakaran di sumur tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang.
"Jadi ditekankan bahwa sumur berada di Wilayah Kerja Migas Pertamina EP Aset I, tetapi pengeborannya ilegal dilakukan masyarakat umum," tandas dia.
Reporter: Pebrianto Eko WicaksonoSumber : Liputan6.com
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya