Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3, Makassar, Suriana Bando akhirnya dicopot dari jabatannya. Pencopotan Suriana ini sesuai Surat Keputusan (SK) Wali kota Makassar tertanggal, Senin, 14 September 2015. Kepsek yang juga adik kandung Bupati Enrekang ini sebelumnya diprotes oleh ratusan siswanya karena kerap berlaku ringan tangan. Para siswa bahkan sempat berunjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar di Jalan Hertasning.Keputusan pencopotan Suriana Bando dari posisi Kepseknya ini berdasarkan hasil pemeriksaan khusus dari tim Inspektorat, Biro Hukum Pemkot Makassar dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).Herlina (18) siswa kelas II jurusan arsitek SMK 3 di depan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Alimuddin Taraweh saat berunjuk rasa, Selasa, (15/9) mengaku dirinya salah satu korban kekerasan dari Kepsek yang dinilainya ringan tangan itu."Saat upacara bendera hari Senin lalu (7/9) saya mau lihat siapa yang dapat giliran membaca Undang-undang jadi posisi berdiri saya sedikit bergeser sejenak ke depan. Ibu Kepala Sekolah datang langsung menampar wajah bagian kanan membuat pendengaranku sedikit terganggu. Katanya saya tidak dalam kondisi siap saat upacara. Saya bisa terima itu tapi kenapa harus ditampar keras sekali," kata Herlina diaminkan oleh kawan sekelasnya, Indra Novianti yang melihat dengan mata kepala atas kejadian itu.Indra Novianti menambahkan, Herlina ditampar hanya salah satu kasus karena masih ada tindak kekerasan lainnya yang kerap dilakukan Suriana Bando termasuk saat siswa kelas I pernah ditendang dengan alasan sepele saja. Gaji guru honorer juga ditahan hingga masuk empat bulan ini.Ada pun Yusriawan, juga salah seorang siswa SMK 3 ini mengatakan, Senin kemarin sedianya mereka ikuti praktik tapi tidak dilakukan karena bahannya tidak lengkap padahal siswa sudah membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan uang komite. Bahkan alumni kelas III sebelumnya sempat kalang kabut karena berminggu-minggu ijazahnya belum keluar padahal di antara mereka sudah ada yang mendapat peluang kerja hanya saja jadi sulit karena belum kantongi ijazah. Saat itu alasannya, ibu Kepsek lagi berduka setelah keluarganya ada yang meninggal dunia.Herlina, Indra Novianti dan Yusriawan adalah tiga dari ratusan siswa SMK 3 yang mendatangi kantor Dinas Pendidikan Makassar di Jalan Hertasning siang tadi. Mereka menuntut agar kepala sekolahnya itu segera dicopot.Saat Alimuddin Tarawe menyampaikan bahwa kepala sekolahnya telah dicopot Senin kemarin, (14/9) siswa perwakilan dari ratusan rekannya yang berada di luar ruang kepala sekolah ini spontan mengucapkan Alhamdulillah."Sebenarnya sudah ada kata maaf dari ibu Kepsek dan saya maafkan tetapi tindakan kekerasan harus dihentikan. Kami datang ke sini menuntut keadilan. Kami rasanya plong kalau sudah dicopot," tutur Herlina.Sementara Alimuddin Tarawe, Kadis Pendidikan Kota Makassar mengatakan, Ibu Kepala Sekolah Suriana Bando ini telah dinonjobkan dan ditempatkan di Kantor Dinas Pendidikan Makassar.
Di demo siswanya, Ibu kepsek ringan tangan akhirnya dicopot
Kepsek yang juga adik kandung Bupati Enrekang ini sebelumnya diprotes oleh ratusan siswanya karena kerap berlaku ringan.
Advertisement
Rekomendasi