Untuk mengekspresikan hak wanita berhijab, ratusan Mushat atau disebut Muslimah Sihta menggelar aksi kampanye dengan membagikan jilbab kepada wanita yang sedang berolahraga atau menikmati pemandangan di kawasan Bundaran HI."Kita mendukung mengekspresikan para wanita untuk berhijab khususnya di Indonesia kita mendorong untuk dapat beraktivitas bekerja dan olahraga," kata Ketua Mushat Kiki, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, (2/2).Dia mengakui, bahwa tingkat diskriminasi berhijab terhadap kaum wanita masih tinggi. "Memang ada beberapa wanita di Indonesia seperti Polisi dilarang berhijab, kita berkeinginan kepedulian pihak-pihak siapapun yang ingin berhijab tanpa larangan. Karena itu bentuk dirinya kepada Tuhan," pungkasnya.Lebih lanjut, dia menjelaskan beberapa profesi yang masih diskriminasi mengenakan jilbab seperti pegawai hotel, atlet olahraga, dan suami yang melarang berhijab. "Semua itu juga pelanggaran hak asasi dan peran kita menghilangkan diskriminasi itu," katanya.Dia berharap ke depannya, pemahaman arti diskriminasi berhijab segera dihilangkan. Dia menegaskan, berhijab salah satu ungkapan dirinya terhadap Tuhannya."Kita ingin ada perubahan, ada pemahaman bahwa wanita berhijab bukan saja modis tetapi tepatnya ketaatan kepada Tuhannya," tutupnya.
Demi wanita berhijab, ratusan wanita bagi-bagi jilbab di HI
Beberapa profesi yang masih diskriminasi mengenakan jilbab seperti pegawai hotel, atlet olahraga.
Advertisement
Rekomendasi