Daeng Aziz jadikan anak buah sebagai senjata penangguhan penahanan

"Setelah saya lihat Daeng ini memang tokoh, tentu dia punya pengikut," ujar Razman.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Daeng Aziz jadikan anak buah sebagai senjata penangguhan penahanan
Daeng Aziz. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Abdul Aziz atau Daeng Aziz resmi ditahan Polres Metro Jakarta Utara atas kasus pencurian listrik di Kalijodo, Jakarta Utara. Pentolan Kalijodo pun melayangkan penangguhan penahanan.

"Saya sudah mengajukan penangguhan penahanan kepada Polres Metro Jakarta Utara," ujar Kuasa Hukum Daeng Aziz, Razman Arief Nasution di Polda Metro Jaya, Senin (7/3).

Razman mengungkapkan, penangguhan tersebut sekiranya agar semua proses hukum berjalan dengan baik, mengingat Aziz juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus prostitusi.

"Sehingga semua proses hukum yang ada bisa berjalan baik," ujarnya.

Selain itu, ada kekhawatiran pula massa atau pengikut Aziz mengamuk melihat sang tokoh atau jagoannya hidup di balik jeruji besi.

"Ada kehawatiran setelah saya lihat Daeng ini memang tokoh, tentu dia punya pengikut. Oleh karena itu kita tidak ingin ada benturan, begitu ditahan saya sih sudah beri pemahaman kepada Pak Daeng. Agar jangan sampai beliau menggerakan anak buahnya terjadi benturan di lapangan. Sehingga diinstrusikan agar teman-teman dan anak buah beliau tidak melakukan gerakan apapun. Sehingga muluslah penggusuran itu," ujarnya.

"Logika selanjutnya, penangguhan penahanan itu Daeng Aziz kan sudah tidak punya apa-apa lagi. Jadi apa yang ditakutkan," tutupnya.

Rekomendasi