Cerita tentang Rifki, Remaja Hilang Ditemukan Tewas Setelah 19 Hari Gempa Cianjur

Jasad anak laki-laki, Rifki (11) ditemukan tertimbun runtuhan bangunan di Kampung Garogol, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tim SAR menemukan korban, setelah 19 hari dilaporkan hilang usai gempa bumi melanda Cianjur dan sekitarnya.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Cerita tentang Rifki, Remaja Hilang Ditemukan Tewas Setelah 19 Hari Gempa Cianjur
evakuasi korban gempa cianjur. ©2022 Merdeka.com/antara

Jasad anak laki-laki, Rifki (11) ditemukan tertimbun runtuhan bangunan di Kampung Garogol, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tim SAR menemukan korban, setelah 19 hari dilaporkan hilang usai gempa bumi melanda Cianjur dan sekitarnya.

Kepala BPBD Cianjur, Rizal mengatakan, penemuan jasad anak laki-laki itu, menambah jumlah korban meninggal dunia yang semula 334 orang menjadi 335 orang. Ditambah delapan orang korban lainnya yang belum ditemukan di Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta, Kecamatan Cugenang.

"Jasad korban ditemukan Ahad (11/12) 2022 malam sekitar pukul 20.35 WIB, saat petugas gabungan TNI/Polri bersama sukarelawan dan warga sedang melakukan bersih-bersih puing rumah yang akan dibangun kembali pemiliknya. Petugas mencium bau bangkai, sehingga langsung melakukan pencarian," kata Rizal.

Mendapati hal tersebut, pencarian langsung dilakukan dengan membongkar puing rumah yang menutup tubuh korban yang sejak jauh hari sudah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Hingga akhirnya petugas menemukan jasad korban yang sudah membusuk dan langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur.

Hasil identifikasi korban atas nama Rifki sudah dilaporkan orang tuanya hilang sejak Senin (21/11) saat gempa 5.6 magnitudo mengguncang Cianjur. Pihak keluarga sudah sempat mencari keberadaan anak tersebut, namun tidak membuahkan hasil.

Anggota sukarelawan Kolaborasi Kemanusiaan, Roni Elansa, mengatakan jasad korban ditemukan di bawah puing rumah yang ambruk. Tepatnya di antara gang rumah orang tuanya dengan rumah tetangga.

Sebelumnya orang tua korban, kata dia, sempat melihat saat gempa anaknya berlari keluar rumah.

"Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan kondisi tubuh sudah membusuk, korban dilaporkan hilang pada saat gempa mengguncang Cianjur. Jasad korban dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, untuk identifikasi dan visum," katanya.

Atas temuan tersebut, pihaknya bersama tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian korban yang masih dilaporkan hilang diduga tertimpa bangunan rumah yang ambruk di wilayah tersebut, sambil membantu warga menyingkirkan material rumah yang ambruk sebelum dibangun kembali.

Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya pada Senin (21/11) 2022.

Rekomendasi