Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Paniknya Penumpang saat KM Pantokrator Terbakar, ABK Berlarian Bikin Khawatir

Cerita Paniknya Penumpang saat KM Pantokrator Terbakar, ABK Berlarian Bikin Khawatir Petugas memeriksa sisa kebakaran di KM Pantokrator. ©2022 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - KM Pantokrator yang akan berangkat ke Parepare, Sulawesi Selatan, sempat terbakar saat masih sandar di Pelabuhan Samarinda. Peristiwa itu menyisakan trauma bagi para penumpang.

Kapal berkapasitas 1.850 orang terbakar beberapa jam sebelum jadwal berangkat pukul 14.30 Wita. Akibatnya, kapal dilarang berlayar karena masih dalam penyelidikan kepolisian dan kelaikan KSOP Samarinda.

Salah seorang penumpang, Tukiran (45) menceritakan kepanikannya karena saat kebakaran terjadi dia tengah berada di dalam kapal. Perempuan ini mengaku sejak pagi sudah menaikkan barang-barang bawaan ke atas kapal.

Tukiran menunggu keberangkatan kapal yang akan membawanya bersama keluarga ke Parepare. Mereka sudah merencanakan akan melanjutkan perjalanan darat ke Sulawesi Barat.

Hanya Bawa Badan

Namun teriakan kebakaran membuatnya panik. "Saya berangkat satu keluarga di lantai dua. Kakak saya tiba-tiba bilang ayo cepat keluar dari kapal karena ada api di lantai atas (di lantai tiga)," tutur Tukiran dalam perbincangan bersama merdeka.com.

Kejadiannya begitu cepat. Asap langsung menyeruak dan mengepul ke lantai dua, tempat Tukiran bersama keluarga besarnya berkumpul.

"Kami sekeluarga langsung saja lari bawa badan, tidak lagi memikirkan apa-apa, karena apinya ada di lantai tiga," ujar Tukiran.

Kondisi menjadi semakin panik ketika anak buah kapal (ABK) juga beramai-ramai menyelamatkan diri. Ada yang keluar dari kapal, dan ada yang lari ke lantai empat.

"Kami turun ke bawah lewat tangga, ke sini (dermaga). Situasinya benar-benar panik. ABK dan pegawainya lari, begitu paniknya ke lantai atas (lantai empat)," papar Tukiran.

Dia bersyukur tidak ada satu pun anggota keluarganya yang terluka meski situasinya beramai-ramai menyelamatkan diri bersama penumpang lainnya. "Alhamdulillah semua selamat," tutup Tukiran.

Api dari Ruang VIP

Kapten KM Pantokrator Oktavianus menerangkan, teriakan kebakaran dan kepulan asap pertama kali di lantai tiga kapal. Berdasarkan keterangan ABK, api pertama kali terlihat di ruang VIP kamar kelas 302.

"Iya, tiba-tiba dek (dek tiga) penuh asap," kata Oktavianus mengingat kejadian itu.

Kamar itu berkapasitas 8 tempat tidur. Oktavianus tidak tahu persis mengenai kabar api berasal dari salah satu kasur.

"Memang ada kasur. Tapi tidak tahu apinya dari mana. Apakah dari kasur, atau dari mana saya tidak tahu persis," jelasnya.

Diketahui, KM Pantokrator terbakar pagi tadi sekira pukul 09.30 Wita. Ratusan penumpang berhamburan menyelamatkan diri keluar kapal.

Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dari peristiwa itu. Namun, KM Pantokrator tidak dibolehkan berlayar sementara ini demi keselamatan. Ratusan penumpangnya dialihkan ke KM Adithya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP