Cegah Kerumunan Saat Kepulangan Ba'asyir, Pintu Akses ke Ponpes Ngruki Ditutup
Merdeka.com - Beberapa jam menjelang kepulangan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir, suasana di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, pada Jumat (8/1) satu pagi masih nampak lengang. Tak banyak aktivitas yang dilakukan baik di luar maupun di dalam pondok pesantren yang berbatasan dengan Kota Solo tersebut.
Pantauan merdeka.com hingga pukul 10.15 WIB, kedua pintu masuk pondok di sisi barat dan utara nampak tertutup. Puluhan media terkonsentrasi di pintu barat yang masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo. Sementara di pintu utama utara yang masuk Kota Solo hanya terdapat beberapa awak media.
©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
Juru bicara Ponpes al Mukmin, Endro Sudarsono mengatakan, tidak ada penyambutan khusus untuk kepulangan Ba’asyir pada hari ini. Sehingga tidak tampak aktivitas di dalam maupun di luar pondok.
Pihak ponpes sudah mengimbau kepada masyarakat dan simpatisan agar tidak datang ke Ponpes. Jika pun ada kegiatan lain, hal tersebut harus atas persetujuan dari keluarga, pondok dan tim kesehatan.
"Kita memang sengaja untuk menutup pintu akses, agar tidak ada tamu atau yang lain dan nantinya tidak akan berdampak pada kerumunan di pondok pesantren,” ujar dia.
Kendati demikian, lanjut Endro, ada penambahan pengamanan dari DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta) untuk mencegah masyarakat yang akan datang. Pengamanan tersebut ditempatkan di beberapa titik masuk ke lokasi pondok maupun dua pintu utama yang ada.
"Pengamanan Intaran dilakukan sudah sejak tadi malam, dan nanti setelah Jumatan ada lagi,” kata dia.
Endro menambahkan, ada 4-7 rombongan mobil yang menyertai Ba’asyir dari Bogor. Yakni terdiri dari keluarga, tim medis serta tim penasehat hukum. Diperkirakan rombongan akan memasuki Sota Solo antara pukul 13.00-14.00 WIB.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya