Calon Tunggal di 3 Pilkada Sumut: 2 Melenggang, 1 Bersaing Ketat dengan Kotak Kosong
Merdeka.com - Pilkada di tiga daerah di Sumatera Utara (Sumut) hanya diikuti satu pasangan calon, yakni Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) serta Kota Gunungsitoli dan Pematang Siantar. Di antara ketiganya, persaingan ketat antara kandidat dengan kolom kosong hanya terjadi di Humbang Hasundutan.
Persaingan ketat tergambar dari penghitungan sementara dari formulir Model C yang dikirim KPPS lewat Sirekap. Hingga Kamis (10/12) pukul 17.40 WIB saat progres suara masuk 36,62persen atau 141 dari 385 TPS, pasangan Dosmas Banjarnahor-Oloan Nababan unggul tipis dari kolom kosong. Mereka memperoleh 22.422 suara atau 54,3 persen. Perlawanan terhadap pasangan petahana ini terlihat dari jumlah suara yang sudah diperoleh kolom kosong, yakni 17.207 suara atau 45,7 persen.
Sehari sebelumnya sempat beredar informasi kolom kosong menang dalam pilkada Humbahas. Komisioner KPU Kabupaten Humbahas Voker Tamba meluruskan kabar itu. Dia mengatakan penghitungan masih dilakukan. "Kepastiannya nanti kalau sudah rekapitulasi di KPU kabupaten, baru itulah yang resmi," katanya kepada wartawan, Rabu (9/12).
Sementara di Kota Gunung Sitoli. Berdasarkan Sirekap dengan progres suara 27,36persen atau 84 dari 307 TPS, pasangan Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli yang merupakan petahana unggul jauh dengan 76,6 persen dengan perolehan 11.847 suara. Kolom kosong baru mendapatkan 25,4persen dengan raihan 4.038 suara.
Kondisi hampir sama terjadi di Kota Pematang Siantar, pasangan calon tunggal diperkirakan menang mudah. Di Pematang Siantar, saat progres suara masuk ke Sirekap KPU mencapai 53,94persen atau 294 dari 545 TPS, pasangan Asner Silalahi-Susanti Dewayani memperoleh 44.136 atau 75,4persen suara. Kolom kosong tertinggal di 24,6persen dengan perolehan 14.426 suara.
Pada pilkada ini Asner-Susanti bukanlah petahana. Wali kota aktif tidak ikut serta dalam kontestasi ini.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya