Bukan ajar kebaikan, ustaz-ustaz ini malah cabuli santri
Merdeka.com - Menjadi ustaz harusnya bisa menjadi contoh yang baik terhadap lingkungan masyarakat. Namun sangat berbeda dengan kisah ustaz berikut ini. Bukannya memberikan nilai kebaikan, ustaz ini malah mencabuli santrinya sendiri.
Di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah, ustaz berinisial SYF telah melakukan pencabulan terhadap NHY, salah satu santriwatinya, hingga memiliki seorang anak berusia 6 bulan.
Mengetahui hal ini, warga merusak sebuah rumah dan pondok pesantren Al Fikri milik SYF. Warga mulai mencurigai adanya pencabulan oleh sang ustaz, setelah korban melahirkan bayi. Kepada pamannya, Suparman, korban mengaku diajak nikah siri oleh sang ustaz. Jika tidak mau, korban ditakut-takuti, bahwa arwah ibunya tidak akan tenang di alam sana.
Karena takut, korban pun menuruti ajakan ustaz, untuk menikah siri, tanpa sepengetahuan keluarganya.
"Nikah siri itu hanya akal-akalan ustaz saja. Biar dia bisa leluasa mencabuli korban. Itu hanya kedok saja," ujar Suparman, ketika ditemui wartawan, Sabtu (25/4).
Sementara di Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ustaz berinisial IZ diduga mencabuli belasan santrinya. Pria yang berprofesi sebagai marbot serta ustaz itu akhirnya ditangkap Kepolisian Sektor Timur, Kota Pontianak.
"Terbongkarnya perbuatan pelaku pencabulan terhadap anak-anak yang semua laki-laki itu, setelah orangtua korban pencabulan melaporkan kepada kami," kata Kapolsek Pontianak Timur Komisaris Polisi Alber Manurung di Pontianak, Senin (28/9). (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya