Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Anang Sudharna mengatakan, korban bencana alam di wilayahnya setiap tahun selalu meningkat. Adapun penyebabnya karena longsor dan banjir setiap tahun selalu menghinggapi Jabar."Korban ini setiap tahun selalu meningkat, ini menandakan kerusakan alam terus terjadi. Jabar ini memang tinggi kerawanan longsor dan banjirnya," kata Anang saat ditemui di kantornya, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (17/10).BPLHD mengutip catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada 2015 lalu Jabar tercatat 57 jiwa menjadi korban tewas, dengan 12 hilang, 37 luka-luka dan 16.212 mengungsi.Adapun pada 2016 ini yang tercatat hingga September korban tewas tercatat mencapai 66 jiwa, 22 hilang, 42 luka-luka dan 35.469 mengungsi akibat musibah yang melanda. "Ini menunjukkan musibah yang terjadi terus meningkat. Karena apa? Ya kerusakan lingkungan oleh ulah manusia itu sendiri," terangnya.Kabupaten Garut memang baru saja diterjang banjir bandang hebat pada September lalu. Dalam musibah itu 34 jiwa tewas dan 19 lainnya hilang. Dia mengatakan, Garut adalah salah satu contoh nyata bahwa kerusakan lingkungan mengancam banyak jiwa.Dia menyebut, paling masif adalah tempat resapan air di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut yang dijadikan tempat wisata kolam pemandian air panas."Di Garut Darajat itu ga ada perizinannya. Masalahnya ko didiamkan? Kami sudah buat surat teguran karena itu jelas merusak lingkungan," ungkapnya. Oleh karena itu kerusakan lingkungan sudah tidak bisa ditoleransi lagi.Alih fungsi lahan yang terjadi di hampir banyak daerah di Jabar harus dihentikan. BPLHD Jabar kemudian menggagas tim, layaknya Detasemen Khusus (Densus) 88 yang melakukan pencegahan dan penindakan terhadap teroris konvensional. "Namanya Densus 99," kata.Densus 99 ini menurut dia, dibuat sebagai upaya tindakan tegas terhadap pelaku perusak lingkungan. Tim ini dilibatkan dari beberapa unsur, yang nantinya menjadi satu-kesatuan memfokuskan untuk pencegahan dan penindakan lingkungan.
BPLHD Jabar: Korban tewas tiap tahun naik, sebabnya longsor & banjir
Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Anang Sudharna mengatakan, korban bencana alam di wilayahnya setiap tahun selalu meningkat. Adapun penyebabnya karena longsor dan banjir setiap tahun selalu menghinggapi Jabar.
Rekomendasi