BNPB catat delapan WNA belum diketahui nasibnya pasca gempa Palu dan Donggala

Sebanyak delapan Warga Negara Asing (WNA) hingga kini belum diketahui nasibnya usai tragedi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
BNPB catat delapan WNA belum diketahui nasibnya pasca gempa Palu dan Donggala
Tsunami Palu. ©AFP/Jewel Samad

Sebanyak delapan Warga Negara Asing (WNA) hingga kini belum diketahui nasibnya usai tragedi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo mencatat, saat kejadian ada 114 orang WNA berada di Palu dan Donggala. BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.

"Dalam proses evakuasi dikoordinir Kemenlu data 114 orang WNA yang mereka sedang berada di Palu dan Donggala," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (1/10).

Sutopo menuturkan, sebagian besar WNA sudah ditemukan dan evakuasi. Namun, masih ada WNA yang belum ditemukan hingga saat ini.

"Enam WNA Prancis kondisi belum diketahui, satu WNA Belgia belum dan satu WNA Korsel diduga berada di runtuhan Hotel Roa-Roa," jelasnya.

Sutopo membeberkan WNA yang sudah berhasil dievakuasi. Satu WNA Singapura dievakuasi dalam kondisi selamat dan sudah dievakuasi ke Jakarta. Satu WNA Belgia juga sudah diterbangkan ke Jakarta.

Dia melanjutkan, satu WNA Spanyol dalam kondisi selamat dan sudah berada di Ternate. Tiga WNA Malaysia sudah diketahui keberadaannya. Satu di bandara, satu di rumah sakit, dan satu di Poso. Sebanyak 10 WNA Vietnam sudah berada di posko bandara dan kemungkinan dievakuasi ke Makassar.

Lalu ada 32 WNA Thailand di Palu di mana 15 diantaranya berada di bandara dan 17 menunggu evakuasi. Sebanyak 21 WNA China aman berada di Hotel Western Palu. Tujuh WNA Srilangka dinyatakan selamat. Sebanyak sembulan WNA Belanda aman dan berada di Donggala. Sebanyak 20 WNA Jerman 2 di bandara dan 18 di Donggala. Serta 1 WNA Swiss di Donggala.

Rekomendasi