Bareskrim akan periksa travel penyalur WNI naik haji lewat Filipina

Polisi memastikan semua pihak yang terlibat akan dijerat.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Bareskrim akan periksa travel penyalur WNI naik haji lewat Filipina
WNI kasus haji Filipina tiba di bandara Sultan Hasanuddin. ©2016 Merdeka.com/Mappesona

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri segera memeriksa sejumlah pengelola travel penyalur haji yang tidak memiliki izin resmi atau ilegal. Para pengelola akan dimintai keterangan terkait kasus 177 WNI yang akan diberangkatkan haji melalui Filipina.Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto mengatakan, pemeriksaan terhadap pengelola travel akan dilakukan setelah penyidik lebih dulu memerika sejumlah saksi."Sementara saksi dulu. Kepada saksi yang bekerja di sana sebagian sudah kita mintai keterangan," kata Agus di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/9).Agus menegaskan, selama penyidik menemukan bukti kuat jika seseorang atau pun pihak travel mengambil keuntungan atas kasus ini, pihaknya tidak akan segan-segan menyeret pihak tersebut menjadi pesakitan. Dia akan meminta siapapun yang terlibat untuk bertanggungjawab."Intinya perorangan maupun travel yang terlibat di dalam kejadian ini sepanjang ada keuntungan yang dia peroleh dari penipuan yang menimpa korban 177 ini akan diminta pertanggungjawabannya," tegas Agus.Dijelaskan Agus, saksi akan diperiksa perihal proses pengiriman dan perekrutan jemaah haji oleh para pelaku. Jenderal bintang satu ini memastikan semua pihak yang terlibat akan dijerat."Semua yang kita periksa nanti kaitannya dengan siapa penanggungjawab dari pihak travel yang mempertanggungjawabkan atas kejadian ini nanti akan kita minta pertanggungjawabannya," pungkas Agus.

Rekomendasi