Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak Isu Sesat Soal Tsunami Selat Sunda, BMKG Imbau Pantau 2 Sumber Ini

Banyak Isu Sesat Soal Tsunami Selat Sunda, BMKG Imbau Pantau 2 Sumber Ini Polisi sisir korban tsunami Anyer dan Banten. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengakui situasi bencana kerap diwarnai isu-isu sesat yang dapat menambah kepanikan masyarakat, seperti yang terjadi pasca-tsunami Selat Sunda. Dia pun meminta masyarakat tidak mudah mempercayainya.

Dia pun meminta masyarakat tenang namun tetap waspada terhadap situasi alam. Dia juga mengimbau masyarakat terus memantau informasi yang terpercaya yang dikeluarkan oleh situs resmi BMKG dan Badan Geologi.

"Mohon terus diikuti melalui situs, medsos, atau aplikasi mobile Info BMKG serta aplikasi mobile Magma Indonesia dari Badan Geologi," ujar Dwikorita di Kantor BMKG, Selasa 25 Desember 2018 malam.

Aplikasi Magma Indonesia, kata Dwikorita, diperlukan karena memuat informasi secara real time tentang aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau. Apalagi berdasarkan hipotesa sebelumnya, tsunami Selat Sunda dipicu oleh aktivitas vulkanik, bukan gempa bumi tektonik.

"Kami menyadari dalam situasi seperti ini selalu muncul isu menyesatkan, maka agar kita tidak bingung, ketika ada isu mohon segera cek situs tadi. Karena ini terkait erupsi vulkanik yang dapat memicu, maka pantau Magma Indonesia," tuturnya.

BMKG sendiri telah mengaktifkan enam alat sensor seismograf agar bisa mendeteksi getaran atau tremor yang diakibatkan aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau. Alat tersebut sebenarnya hanya digunakan untuk mengukur aktivitas tektonik yang berupa getaran besar, bukan vulkanik yang getarannya kecil.

Namun keenam alat yang mengepung Anak Gunung Krakatau itu telah didesain ulang agar mampu mendeteksi getaran sekecil apapun akibat aktivitas vulkanik. Jika besaran getaran diperkirakan bakal memicu longsor pada dinding kawah gunung, maka BMKG akan mengeluarkan peringatan dini tsunami.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP