4 Tahun Mangkrak, Besi Tiang Pancang Masjid Sriwijaya Hilang
Merdeka.com - Sejak pembangunannya terhenti empat tahun lalu, kondisi Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring Palembang mengkhawatirkan. Banyak besi tiang pancang hilang akibat dicuri.
Besi-besi berukuran besar nampak terpotong rapi akibat mesin las yang digunakan pelaku. Sisa-sisa las nampak berserakan di bagian bawah tiang. Coran semen dari tiang itu banyak yang rusak karena sengaja dihancurkan pelaku untuk memudahkan memotong besi.
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumsel Khaidirman mengungkapkan, hilangnya besi-besi ulir itu diduga dicuri. Namun, dirinya tidak mengetahui sejak kapan pencurian itu terjadi.
"Dilihat dari fisiknya, besi-besi itu sengaja dicuri orang, seperti dipotong," ungkap Khaidirman, Jumat (8/10).
Dia memaparkan, sejak kasus dugaan korupsi ini mencuat awal 2021, lokasi Masjid Sriwijaya dipasang seng agar warga tidak mudah masuk ke lokasi. Tujuannya untuk memudahkan tahap penyidikan dan proses hukum di pengadilan.
"Untuk penjagaan dari instansi lain, bukan kami. Kami hanya memasang tulisan lahan ini dalam proses penyidikan," kata dia.
Khaidirman menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang masuk lahan itu tanpa izin. Terlebih lagi mereka yang sengaja melakukan tindak pidana pencurian apa pun di dalamnya.
"Pasti akan diproses secara hukum, kami sudah berkali-kali imbau masyarakat agar tidak masuk ke kawasan itu," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya