2 Tahanan Polres Jaktim yang kabur jebol tembok penjara pakai palu & paku

Dari hasil penyelidikan, palu dan paku didapatkan dari pembesuk. Sayang, belum diketahui sosok pembesuk yang memberikan kedua alat tersebut.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
2 Tahanan Polres Jaktim yang kabur jebol tembok penjara pakai palu & paku
Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Polisi masih memburu satu tahanan yang kabur dari jeruji besi Polres Metro Jakarta Timur. Mereka menjebol tembok penjara yang berada di lantai 5 gedung Mapolres Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengakui, bahwa kedua tahanan menjebol tembok sel untuk kabur. Pelaku melubangi tembok dengan palu dan paku.

"Jadi pakai palu dan paku," kata Argo saat ditemui di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6).

Dari hasil penyelidikan, palu dan paku didapatkan dari pembesuk. Sayang, belum diketahui sosok pembesuk yang memberikan kedua alat tersebut.

"Hasil penyelidikan, palu dan paku berasal dari pembesuk-lah," katanya.

Dugaan kuat, adanya kelalaian petugas piket jaga sehingga membuka peluang kedua tahanan tersebut bisa kabur.

"Ya berarti akan kita periksa. Ya semua yang jaga kita periksa. Yang salah intinya kita tindak," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepolisian mengamankan satu dari dua penghuni tahanan yang kabur dari Polres Metro Jakarta Timur. Pelaku diamankan bernama Ari Kusumah alias Ari. Sementara yang masih buron bernama Jenal Mutakin alias Jejen.

"Iya sudah ditangkap ya, satu orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (22/6) malam.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menegaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya atas kaburnya dua tahanan tersebut bila terbukti bersalah.

"Anggota yang lalai saya tindak," tegas Idham saat dikonfirmasi.

Idham mengatakan, dirinya memerintahkan agar segera menangkap satu tahanan lainnya.

"Dan saya suruh kejar yang belum ketangkap sampai dapat. Saya sudah telpon Kapolres nya (Kombes Yoyon Toni Suryaputra), kalau ada rekan-rekan media telepon kasih datanya," kata Idham.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Toni Suryaputra membantah, adanya tahanan yang kabur. Dua tahanan yang sebelumnya dikabarkan kabur merupakan tahanan kasus narkoba.

"Enggak ada itu, itu hoaks," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (22/6).

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan awak media, tahanan tersebut menjebol tembok yang berada di lantai lima, dengan sel tahanan kamar delapan. Usai membobol, keduanya berhasil kabur dengan dibantu menggunakan tali tambang.

Keduanya diketahui kabur oleh petugas pada pukul 06.00 WIB, dengan memanfaatkan kelengahan petugas.

Dua dari satu tahanan yang kabur berinisial AK berhasil ditangkap. Hingga kini, kepolisian masih mengejar tahanan lainnya.

Rekomendasi