Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengapa duduk di kursi belakang mobil bikin mabuk? Ini penyebabnya!

Mengapa duduk di kursi belakang mobil bikin mabuk? Ini penyebabnya! ilustrasi mabuk darat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seringkali kita mengalami pusing, mual dan kemudian muntah di perjalanan. Tentunya itu sangat tidak menyenangkan bukan? Kebanyakan orang akan menghindari duduk di kursi paling belakang mobil untuk menghindari rasa mual dan mabuk. Benarkah? Ada apa sebenarnya dengan kursi belakang?

Secara teori, ada dua penyebab mengapa duduk di kursi belakang dapat meningkatkan rasa mual dan potensi akan mabuk darat. Pertama sistem pergerakan roda dan yang kedua adalah ketidakseimbangan otak.

Mari kita bahas untuk penyebab pertama, yaitu sistem penggerak roda. Mobil memiliki sistem roda depan yang bergerak mengikuti kemudi. Sementara roda bagian belakang tidak akan bergerak (ke kiri dan ke kanan) mengikuti kemudi. Saat mobil menikung, orang yang duduk di depan tidak akan merasa pusing karena dia akan ikut bersama alur roda depan. Sedangkan di bagian belakang akan terkena efek haluan mobil.

mobil belok

Duduk di depan tidak akan terkena efek haluan karena tempat di mana dia duduk akan statis dan nyaris tidak mengalami efek haluan yang menyebabkan tubuh terasa ikut 'terpental' mengikuti dampak dari pergerakan mobil. (mdk/ega)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP