Kemeriahan Pasar Murah Maulud Mojokerto, Cara Unik Peringati Maulid Nabi Muhammad

Pasar Murah Prepekan Maulud di Kabupaten Mojokerto digelar untuk membantu warga memenuhi kebutuhan hidup saat pandemi serta sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Begini kemeriahannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kemeriahan Pasar Murah Maulud Mojokerto, Cara Unik Peringati Maulid Nabi Muhammad
Stiker sertifikat vaksin untuk menarik pembeli. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Pemerintah Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Mojokerto menggelar Pasar Murah Prepekan Maulud untuk membantu warga memenuhi kebutuhan hidup saat pandemi serta sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah menuturkan, Pasar Murah Prepekan Maulud merupakan agenda yang rutin dilaksanakan.

"Namun, karena khusus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW masyarakat Jetis punya tradisi menyiapkan asahan, ambengan, atau selamatan ketika maulid. Jadi para warga datang ke sini juga untuk belanja kebutuhan. Karena 'prepekan' artinya bersama-sama," tuturnya di Mojokerto, Minggu (17/10/2021).

 
 
 
View this post on Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Disperindag Kab. Mojokerto (@disperindagkab.mojokerto)

Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati berharap kegiatan Pasar Murah Prepekan Maulud ini dapat meningkatkan geliat perekonomian masyarakat Jetis. Ia menginstruksikan agar Pasar Jetis bisa menjadi percontohan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

"Pemulihan ekonomi butuh sinergi dan kolaborasi. Mohon terus berinovasi, cari jalan bagaimana agar pasar ini bisa terus ramai. Bahkan menjadi pusat ekonomi dari empat kecamatan lain di wilayah utara sungai. Pasar ini bisa jadi percontohan," terang Bupati Ikfina, dikutip dari Antara.

Vaksinasi

Bupati Ikfina yang menjabat sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto juga mengingatkan warga terkait pentingnya vaksinasi Covid-19. Pasalnya, selain melindungi diri sendiri dan orang lain, vaksinasi yang memberikan kekebalan pada tubuh orang juga berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat.

Artinya, jika cakupan vaksin kurang maksimal, ekonomi akan terhambat oleh adanya aturan pembatasan.

"Perekonomian dan pengendalian Covid-19 tidak bisa dipisah. Satu sisi kita menekan pandemi, tapi kita juga harus putar roda ekonomi supaya jalan terus," ungkapnya.

Baca Juga Melihat Budidaya Unta Pertama Di Mojokerto Jawa Timur, Harga per-Ekornya Fantastis

Program vaksinasi gratis yang digelar bersamaan dengan Pasar Murah Prepekan Maulud. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyediakan hadiah berupa alat-alat rumah tangga untuk 100 orang pendaftar pertama.

Pasar Murah Prepekan Maulud yang digelar di Pasar Rakyat Jetis itu dihadiri oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Sekdakab Teguh Gunarko, Plt. Kepala Disperindag Iwan Abdillah, dan Kepala Dispari sekaligus Plt. Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memborong aneka dagangan Pasar Murah Prepekan Maulud dengan transaksi nontunai.

Baca Juga Indonesia Berbagi Pengalaman Dewan Pers dengan Malaysia, Perkuat Regulasi Mandiri Media
Rekomendasi