KDRT di Tangerang Berujung Tragis, Suami Bacok Istri hingga Tewas Hanya karena Ini
Merdeka.com - Aksi kekerasan dalam rumah tangga baru-baru ini memakan korban di Gempolsari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Bantenpada Selasa (8/2). Saat pertama kali ditemukan, kondisi suami istri sudah dalam keadaan bersimbah darah.
Istri yang berinisial NM tewas, sedangkan suami, NN kritis akibat bertengkar menggunakan senjata tajam. Percekcokan keduanya diketahui bermula dari masalah sepele, hingga ketegangan antar pasutri paruh baya itu tak bisa dihindarkan.
“Awalnya seperti ada ramai, nggak taunya tetangga ribut, pas saya masuk udah ada polisi dan saya gotong suaminya ke mobil dibawa ke rumah sakit karena masih napas” terang salah seorang tetangga, Samin, dilansir Rabu (9/2)
Suami Kesal Sering Dimarahi

©2016 Merdeka.com
Kekerasan sendiri sebelumnya dipicu oleh rasa tidak terima dari sang suami, dalam hal ini sebagai pelaku, akibat perlakuan sang istri yang kerap memarahinya.
Diketahui, NN membunuh NM dengan menggunakan sebilah golok, sedangkan dirinya kritis akibat luka sabetan dari pisau. Ada dugaan pelaku mencoba mengakhiri hidupnya usai mengetahui sang istri meninggal dunia
“Keterangan sementara yang berhasil diperoleh dari pelaku, bahwa ia merasa kesal karena sering dimarahi oleh korban (istrinya)” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin.
Suami Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Menurut Komarudin, sebelum terjadi pembacokan keduanya memang sedang terlibat konflik. Saat ini jenazah NM sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang dan NN juga telah dirawat di rumah sakit.
Adapun pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan diancam pasal penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.
“Dan sebelum kejadian istrinya memang sedang berkonflik dengan suaminya itu” lanjut Komarudin.
Sumber: YouTube Liputan6 SCTV
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya