Ahmad Dhani: Kalau politisi itu berbicara atas kepentingan kelompok
Merdeka.com - Sindiran panas menjadi warna politik jelang Pilgub DKI 2017 kian memanas. Sejumlah bakal calon gubernur mulai menyerang lawannya hingga partai politik pendukung.
Politikus Hanura Sarifuddin Sudding yang berang partainya disebut partai penjilat karena mendukung calon independen Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh bakal calon Ahmad Dhani mengecam pernyataan Dhani tersebut. Menurut dia, Ahmad Dhani itu tidak mengerti politik.
Lalu apa jawaban Dhani? Pentolan musisi Dewa 19 ini mengatakan jika ia adalah musisi yang mengerti politik tapi bukan politikus seperti Sarifuddin.
"Saya bukan politisi, kalau saya dituding tidak mengerti politik tidak ada benarnya," kata Ahmad Dhani ketika hadir dalam acara rakernas LSM Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (29/3).
Dhani mengatakan, ia lebih sebagai musisi yang mengerti politik daripada sebagai politisi. Politisi, kata dia, lebih mementingkan kepentingan kelompok ketimbang musisi yang berbicara tentang kebenaran.
"Kalau politisi itu berbicara atas kepentingan kelompoknya. Kalau seniman berbicara tentang yang benar," tukas dia.
Lebih jauh dia mengatakan jika pun tidak maju sebagai calon gubernur, kehadirannya selama ini lebih pada pemaknaan politik secara benar. "Sebenenarnya gini, maju atau tidak penting. Tapi memaknai 2017 dengan benar. Kalau salah, ya kita salah terus ke depannya," pungkas Dhani.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya