Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali mengembangkan mobil listrik yang diberi nama Sergap Senyap Electric Vehicle. Ini merupakan kendaraan elektrik ketiga dari Itenas yang berbeda dari dua kendaraan listrik sebelumnya.
Dalam peluncurannya di peringatan Hari Listrik tingkat Provinsi Jawa Barat pada Senin, (2/11) kemarin, Rektor Itenasi Meilinda Nurbanasari menyebutkan jika Sergap Senyap Electric Vehicle lebih diperuntukkan sebagai kendaraan tempur untuk kalangan Militer.
Bahkan Kendaraan tersebut juga mampu melaju hingga 120 KM/Jam, sehingga bisa diandalkan karena memiliki kekuatan gempur sebesar 5.000 newton. Dalam kesempatan peringatan hari listrik tersebut, Itenas menjadi satu-satunya perwakilan di Jawa Barat yang mengirimkan produknya.
“Alhamdulillah, kemarin Itenas Bandung menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang mengirimkan mobil listrik dalam acara Peringatan Hari Listrik Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat,” ucap Rektor seperti dikutip dari ANTARA.
Advertisement
Miliki Fasilitas Penunjang Tempur
Sementara itu untuk menunjang aktivitasnyanya, Meilinda juga menyebut jika mobil Militer berkapasitas dua orang tersebut memiliki beberapa penunjang untuk membantu performanya saat diandalkan.
“Produk pengembangan mobil listrik ketiga dengan spesifikasi pertahanan militer yang memiliki kapasitas dua penumpang dengan perlengkapan air cannon yang dilengkapi peluru seberat tiga kilogram,” paparnya.
Advertisement
Berawal Dari Penelitian Dosen
Sebelumnya diketahui jika mobil listrik berkebutuhan khusus tersebut dirancang bermula dari penelitian dosen Program Studi Teknik Mesin Itenas Bandung bernama Tarsisius Kristyadi, S.T., M.T., Ph.D.
“Sebelumnya kami juga meluncurkan mobil listrik pertama berjenis cross over yang diluncurkan di Tahun 2017 dengan nama Evhero Electric Crossover Gen.1, atau lebih dikenal dengan Mobil Listrik Evhero, selanjutnya di tahun 2018 Itenas Bandung juga merancang mobil listrik kedua yang diberi nama V8 Vadi,” katanya.
Sementara itu, peringatan Hari Listrik Nasional di Tingkat Provinsi Jawa Barat dilaksanakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat secara online dan offline.
Kegiatan offline bertempat di Lapangan Parkir Timur Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22 Kota Bandung dengan dihadiri Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil.
Advertisement
Didukung Gubernur
Dalam kesempatan itu, gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut sangat mendukung inovasi dari mobil bertenaga listrik milik Itenas Bandung tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menjadi saran konversi kendaraan dan kompor listrik di masa kini.
“Kendaraan dan kompor bertenaga listrik ini akan menjadi solusi bagi pengurangan polusi udara dan penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil”, tutur orang nomor satu di Jawa Barat ini.
Di acara tersebut Kang Emil juga meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Acara Hari Listrik Nasional di Bandung tersebut ditutup dengan uji kendaraan listrik yang juga dihadiri oleh DPRD Jawa Barat, Kepala Dinas ESDM, PT PLN UID Jawa Barat, PT Hyundai.
Itenas Sergap Senyap Electric Vehicle juga turut diikutsertakan dalam iring-iringan kegiatan test drive dari kendaraan listrik Itenas tersebut.