Warga Amerika ini masih tidak tahu siapa pemenang pilpres

Warga Amerika ini masih tidak tahu siapa pemenang pilpres. Pria asal Brunswick, Negara Bagian Georgia, itu mungkin satu-satunya warga AS yang tidak tahu siapa presiden AS yang baru terpilih. Dia memilih tidak mau tahu siapa pemenang pilpres.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Warga Amerika ini masih tidak tahu siapa pemenang pilpres
joe chandler. ©Oddity Central

Pria bernama Joe Chandler asal Brunswick, Negara Bagian Georgia, mungkin jadi satu-satunya warga Amerika Serikat yang tidak tahu siapa pemenang pemilu presiden 8 November lalu. Dua pekan sejak pemilu, lelaki itu mengatakan dia tetap tidak ingin tahu siapa yang jadi presiden AS ke-45.Semua ini bermula ketika Chandler diundang ke sebuah acara pesta di rumah seorang teman pada malam pemilihan."Saya diundang ke pesta pemilu untuk begadang dan orang-orang menanti-nanti hasilnya sambil terbengong, saya pikir harusnya ada cara lain yang lebih baik," kata dia kepada stasiun televisi Fox News, seperti dilansir situs Oddity Central, Selasa (22/11)."Yang saya inginkan adalah membiarkan diri saya tidak peduli selama 24 jam." Tapi ternyata Chandler merasa ketidakpedulian itu menyenangkan dan dia meneruskannya hingga keesokan hari dan seterusnya. Dia berusaha keras untuk tidak mengetahui siapa presiden AS terpilih.Tapi rasanya sulit dipercaya ada orang Amerika yang tidak tahu Donald Trump adalah presiden terpilih kecuali orang itu tinggal bersembunyi dari dunia luar selama 14 hari. Tapi Chandler bukan orang seperti itu. Dia justru menyiapkan segala sesuatu agar dia tidak tahu siapa pemenang pemilu. Dia berusaha tidak mengetahui siapa presiden terpilih secara tidak sengaja.Chandler biasanya bekerja dari rumah tapi ketika dia harus keluar maka dia memakai penutup telinga dan membawa tulisan di sebuah karton yang terpasang di depan dadanya berbunyi: "Saya tidak tahu siapa yang menang dan tidak ingin tahu. MOHON JANGAN BERITAHU SAYA." Chandler juga selalu menghindari lapak koran supaya tidak mengetahui informasi itu secara tidak sengaja."Saya mengalihkan pandangan dari tempat koran dan saya tetap memakai penutup telinga. Orang-orang sejauh ini cukup menghormati keputusan saya," kata dia kepada Today.comKetika ditanya kapan dia akan mengetahui siapa presiden AS nantinya, Chandler menjawab, "Saya ingin bertahan sampai 2020, tapi saya akan cukup beruntung jika masih bertahan sampai besok."

Rekomendasi