Selama 3 tahun polisi Turki gagalkan upaya 645 kasus bunuh diri di jembatan Istanbul
Merdeka.com - Selama tiga tahun terakhir, polisi Turki mengklaim telah menyelamatkan 645 orang yang mencoba bunuh diri dengan melompat dari jembatan di Istanbul. Sejak 2015 Direktorat Keamanan Istanbul membentuk sebuah 'tim negosiasi' yang berafiliasi dengan polisi setempat. Bertanggung jawab untuk mencegah upaya bunuh diri di sekitar jembatan Fatih Sultan Mehmet dan Yavuz Sultan Selim
'Tim negosiasi' ini terdiri dari 24 petugas polisi, yang telah dilatih mengenai psikologi, manajemen komunikasi krisis, teknik komunikasi persuasif, bahasa tubuh dan pengendalian amarah.
Seorang petugas bernama Mehmet Ali Demir mengatakan, tujuan pertama mereka adalah mengenal orang yang mencoba bunuh diri. Ada metode negosiasi yang digunakan untuk menggali informasi yang diperoleh melalui pemeriksaan latar belakang.
Fikret Erdogan, perwira polisi lainnya, mengatakan bahwa sangat penting untuk menentukan alasan korban yang mengarah ke upaya bunuh diri.
"Pertama-tama, kami membubarkan orang-orang di sekitar tempat keajadian," ujar anggota lainya, Saadettin Cakir. "Bahkan kami tidak melakukan kontak fisik dengan korban selama proses negosiasi yang memakan waktu hingga satu setengah jam".
Hingga tangan pemuda itu kelelahan karena berpegang pada pagar besi jembatan dan terlepas. Namun dengan sigap petugas dapat meraih tangan pemuda itu, "Ketika saya bertanya kepadanya, 'Apakah kamu ingin saya menarikmu ke atas?', Dia menjawab, 'Selamatkan aku, kakak.' Detik itu juga saya menariknya ke atas," kata Cakir, dilansir dari laman Anadolu, Minggu (22/7).
Suatu hari, pemuda yang pernah diselamatkannya itu menemuinya. Ia datang dengan membawa ijazah kelulusan dari universitas dan mengucapkan terima kasih.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya